Kuartal I-2021, Generali Indonesia Catatkan Premi Rp 878 Miliar

Kompas.com - 16/06/2021, 20:25 WIB
Ilustrasi asuransi jiwa SHUTTERSTOCKIlustrasi asuransi jiwa

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) mencatatkan peningkatan premi di awal tahun 2021, meski di tengah masa pandemi Covid-19.

Pada kuartal I-2021 pendapatan premi perseroan sebesar Rp 878 miliar.

Nilai itu naik sekitar 13,2 persen dari realisasi premi pada kuartal I-2020 yang sebesar Rp 762 miliar.

Baca juga: Generali Bayar Klaim Terkait Covid-19 Senilai Rp 121 Miliar

"Premi kami mencapai Rp 878 miliar di kuartal I-2021. Sementara premi lanjutan kami very strong, atau 101 persen persen dibandingkan kuartal sama tahun sebelumnya," ujar CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman dalam konferensi pers virtual, Rabu (16/6/2021).

Pada periode yang sama, perseroan juga telah membayarkan klaim lebih dari Rp 200 miliar.

Di sisi lain, aset perusahaan tumbuh stabil yang kini senilai Rp 7,7 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara komposisi produk antara unit link dan tradisional dinilai baik dengan porsi masing-masing sebesar 51 persen dan 49 persen.

"Kanal keagenan menjadi distribusi andalan dan berkontribusi 56 persen di kuartal I-2021," kata Edy.

Baca juga: Generali Luncurkan Fitur Tebus Obat Melalui Aplikasi

Menurut Edy, kinerja itu tak lepas dari upaya perseroan yang terus fokus melakukan pengembangan digitalisasi berbagai layanan untuk merespon perubahan perilaku nasabah saat ini, sekaligus untuk kesiapan masa depan ketika pandemi Covid-19 berakhir.

Pada nasabah Generali melakukan digitalisasi layanan, diversifikasi produk, dan optimasi ekosistem digital.

Sedangkan bagi agen atau distributor dilakukan transformasi pahygital, ekspansi sayap pemasaran dengan mitra potensial, serta upskill dan reskill bagi para agen.

"Kami akan terus mendigitalkan layanan kami bagi nasabah, karena pandemi ini kan belum juga selesai, mungkin tahun depan atau bahkan 3 tahun lagi. Kalau pun selesai kebiasaan saat ini pasti enggak gampang berganti ke kondisi normal seperti fulu, sehingga digital adalah bagian yang kami terus lakukan," jelas Edy.

Adapun sepanjang 2020, perseroan mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp 263 miliar atau naik 145 persen dari tahun lalu.

Baca juga: Generali Bayar Klaim terkait Covid-19 Senilai Rp 59,3 Miliar

Serta rasio solvabilitas risk based capital (RBC) kita juga naik mencapai 423 persen atau di atas ketentuan minimum dari pemerintah yakni 120 persen.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.