RUPSLB Astra, Bambang Brodjonegoro Diangkat Jadi Komisaris Independen

Kompas.com - 17/06/2021, 13:45 WIB
Bambang Brodjonegoro saat masih menjabat sebagai Menristek, pada Peringatan 1 Tahun Pandemi Covid-19 di Indonesia, Selasa (2/3/2021). Tangkapan layar Zoom KemenristekBambang Brodjonegoro saat masih menjabat sebagai Menristek, pada Peringatan 1 Tahun Pandemi Covid-19 di Indonesia, Selasa (2/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra International Tbk (ASII) mengangkat Bambang Brodjonegoro sebagai komisaris independen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, Kamis (17/6/2021).

“Mengangkat Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro sebagai Komisaris Independen Perseroan, terhitung sejak ditutupnya Rapat ini untuk masa jabatan sebagaimana yang ditentukan oleh Anggaran Dasar Perseroan,” seperti kutipan yang tertulis dalam hasil RUPSLB.

Baca juga: Astra Relaksasi Kredit Rp 31 Triliun kepada Lebih dari 1 Juta Pelanggan

Seperti diketahui mantan Menteri PPN/ Bappenas saat ini tengah menjabat sebagai Komisaris Utama di perusahaan telekomunikasi pelat merah, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sejak 28 Mei 2021.

Dengan penunjukan Bambang seabagai komisaris independent, maka susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan berubah menjadi sebagai berikut:

  • Presiden Komisaris : Prijono Sugiarto
  • Komisaris Independen : Sri Indrastuti Hadiputranto
  • Komisaris Independen : Rahmat Waluyanto
  • Komisaris Independen : Apinont Suchewaboripont
  • Komisaris Independen : Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
  • Komisaris : Anthony John Liddell Nightingale
  • Komisaris : Benjamin William Keswick
  • Komisaris : John Raymond Witt
  • Komisaris : Stephen Patrick Gore
  • Komisaris : Benjamin Birks

Baca juga: Astra Pegang Kepemilikan di Induk Perusahaan GoTo, Ini Nilainya

Adapun jabatan komisaris tersebut berlaku terhitung sejak ditutupnya RUPSLB ini sampai dengan RUPS tahun 2023.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkecuali, untuk John Raymond Witt dan Stephen Patrick Gore yang masa jabatannya berlaku sampai dengan RUPS tahun 2022.

Sementara Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro jabatannya berlaku hingga RUPS tahun 2024.

Selain menetapkan susunan baru direksi perseroan, RUPSLB juga menetapkan total honorarium untuk seluruh anggota Dewan Komisaris Perseroan maksimum sejumlah Rp 1,8 miliar gross per bulan.

Mulai berlaku terhitung sejak 1 Mei 2021 hingga penutupan RUPS tahun 2022.

Baca juga: Astra Honda Motor Buka Lowongan untuk Lulusan S1 Teknik, Tertarik?

Perseroan juga memberikan wewenang kepada Presiden Komisaris untuk menetapkan pembagian jumlah honorarium tersebut di antara para anggota Dewan Komisaris Perseroan, dengan memperhatikan pendapat dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Dewan Komisaris dan seluruh stakeholders atas dukungan penuh yang telah diberikan kepada Astra," kata Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.