Pemerintah Tawarkan SBR010 Pekan Depan, Kupon 5,10 Persen

Kompas.com - 17/06/2021, 18:39 WIB
Ilustrasi investasi (DOK. SHUTTERSTOCK) DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi investasi (DOK. SHUTTERSTOCK)
Penulis Mutia Fauzia
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi Anda yang sudah menunggu berinvestasi di surat utang pemerintah, pekan depan pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal mulai membuka masa penawaran Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR010.

SBR merupakan instrumen Surat Utang Negara (SUN) ritel yang diperdagangkan oleh pemerintah. Artinya, investor awak bisa membeli surat utang pemerintah tersebut.

Dikutip dari siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Kamis (17/6/2021), masa penawaran SBR010 dibuka pada 21 Juni 2021 pukul 09.00 WIB.

Baca juga: Waspada Investasi Bodong Aset Kripto, Ini Modusnya

Masyarakat bisa membeli surat utang pemerintah tersebut dengan nilai minimal Rp 1 juta dengan maksimum pemesanan sebesar Rp 3 miliar.

Masa penutupan penawaran jatuh pada 15 Juli 2021.

Sama seperti seri SBR lain, jenis kupon SBR010 mengambang dengan tingkat kupon minimal (floating with floor) dengan suku bunga acuan adalah BI 7-Day Reverse Repo Rate.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tingkat kupon SBR010 untuk periode tiga bulan pertama (tanggal 22 Juli 2021 sampai dengan 10 Oktober 2021) adalah sebesar 5,10 persen. Tingkat kupon tersebut berasal dari suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon, yakni sebesar 3,5 persen ditambah spread tetap 160 bps (1,6 persen).

Tingkat kupon berikutnya akan disesuaikan setiap 3bulan pada tanggal penyesuaian kupon sampai dengan jatug tempo.

Baca juga: Lelang Surat Utang Negara, Pemerintah Serap Rp 34 Triliun

Untuk diketahui, SBR010 jatuh tempo pada 10 Juli 2023.

Penyesuaian Tingkat Kupon didasarkan pada suku bunga acuan ditambah spread tetap 160 bps (1,60 persen).

"Tingkat kupon sebesar 5,10 persen adalah berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan tingkat kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo," jelas DJPPR.

Pembayaran kupon SBR010 pertama kali jatuh pada 10 September 2021, dan untuk selanjutnya kupon akan dibayarkan setiap tanggal 10 setiap bulan.

Proses pemesanan pembelian SBR010 secara online dilakukan melalui 4 tahap yaitu registrasi/pendaftaran, pemesanan, pembayaran dan setelmen/konfimasi. Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN. Sebelum melakukan pemesanan pembelian, setiap calon investor kiranya telah memahami Memorandum Informasi SBR010 yang dirilis pada tanggal 21 Juni 2021.

"SBR010 adalah oblligasi negara tanpa warkat, tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo, kecuali pada masa pelunasan sebelum jatuh tempo (early redemption)," jelas DJPPR.

Baca juga: BI Borong Surat Utang Pemerintah Rp 65 Triliun

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X