Mengapa Garuda Indonesia Harus Diselamatkan?

Kompas.com - 18/06/2021, 14:05 WIB
Ilustrasi pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia. SHUTTERSTOCK/LEONY EKA PRAKASAIlustrasi pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

Perusahaan penerbangan atau maskapai Merpati Nusantara Airlines (MNA), yang bertugas melayani rute penerbangan perintis menderita kerugian dan kemudian bangkrut. Tidak aneh kemudian rute penerbangan perintis yang sebenarnya adalah rute penerbangan pemersatu bangsa itu kemudian diambil alih oleh maskapai lainnya.

Apakah ada unsur kesengajaan dalam hal ini wallahualam bissawab.

Garuda Indonesia sudah sejak sebelum pandemi merajalela kerap menderita kerugian keuangan. Sekarang ini Garuda telah berada dalam posisi yang sangat mengkhawatirkan karena hutang yang bertumpuk-tumpuk.

Baca juga: Bursa Hentikan Sementara Perdagangan Saham Garuda Indonesia

 

Pada saat yang sama turunnya jumlah penumpang pesawat akibat pandemi sangat “membunuh” maskapai penerbangan tidak saja di Indonesia akan tetapi juga di seluruh dunia.

Garuda Indonesia sebagai Maskapai milik pemerintah melayani rute kota kota besar dalam dan luar negeri serta rute penerbangan haji dan umroh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Harus Dikuasai Negara

 

Kalau MNA melayani rute penerbangan pemersatu bangsa (RPPB), maka Gauda Indonesia dapat disebut sebagai melayani rute penerbangan pembangunan nasional (RPPN).

RPPB dan RPPN adalah asset negara berupa “rute basah” yang dapat dikategorikan sebagai Sumber Daya Alam (SDA). Dengan demikian memang harus dikuasai negara untuk digunakan semaksimal kesejahteraan rakyat sesuai amanat konstitusi.

Harus dikuasai negara karena dapat menghasilkan pendapatan negara yang besar dan berkelanjutan. RPPB dan RPPN berpotensi memberikan pemasukan keuangan negara yang sangat signifikan sehingga keuntungannya dapat digunakan negara dalam pengelolaan pembangunan bagi kesejahteraan rakyat banyak.

Tidak demikian halnya bila dikuasai swasta yang akan berakibat hanya segelintir pihak saja yang akan menikmati.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Targetkan Vaksinasi  Covid-19 di Agustus Capai 70 Juta Dosis

Pemerintah Targetkan Vaksinasi Covid-19 di Agustus Capai 70 Juta Dosis

Whats New
 Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Update Data Diri di prakerja.go.id

Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Update Data Diri di prakerja.go.id

Whats New
Hingga Juli 2021, Program PEN Sudah Terealisasi 41 Persen

Hingga Juli 2021, Program PEN Sudah Terealisasi 41 Persen

Whats New
PPKM Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa? Ini Informasi Terbarunya

PPKM Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa? Ini Informasi Terbarunya

Whats New
Pemerintah Perpanjang PPKM Level 4 di 21 Provinsi Luar Jawa-Bali

Pemerintah Perpanjang PPKM Level 4 di 21 Provinsi Luar Jawa-Bali

Whats New
Kapan Bantuan Rp 1,2 Juta Buat PKL hingga Warteg Cair? Ini Jawaban Menko Airlangga

Kapan Bantuan Rp 1,2 Juta Buat PKL hingga Warteg Cair? Ini Jawaban Menko Airlangga

Whats New
Komunikasi Kepemimpinan dalam Era Kenormalan Baru

Komunikasi Kepemimpinan dalam Era Kenormalan Baru

Work Smart
Acer Dapat Pesanan Laptop dari Kemendikbud

Acer Dapat Pesanan Laptop dari Kemendikbud

Whats New
Pengertian Reksa Dana Pendapatan Tetap, Risiko, dan Kelebihannya

Pengertian Reksa Dana Pendapatan Tetap, Risiko, dan Kelebihannya

Earn Smart
Tidak Hanya Kesehatan dan Kendaraan, Aset Properti Juga Penting Diasuransikan

Tidak Hanya Kesehatan dan Kendaraan, Aset Properti Juga Penting Diasuransikan

Rilis
Ditargetkan Rampung 2021, Bendungan Sukamahi dan Ciawi Kurangi Debit Air di Pintu Air Manggarai

Ditargetkan Rampung 2021, Bendungan Sukamahi dan Ciawi Kurangi Debit Air di Pintu Air Manggarai

Whats New
Semester I 2021, Pendapatan Tambang Emas ARCI Mencapai Rp 2 Triliun

Semester I 2021, Pendapatan Tambang Emas ARCI Mencapai Rp 2 Triliun

Whats New
Tahun Ini Advan Siapkan Produksi 70.000 Unit Laptop Pesanan Kemendikbud

Tahun Ini Advan Siapkan Produksi 70.000 Unit Laptop Pesanan Kemendikbud

Whats New
Buka Tabungan di Bank Permata Bisa Lewat Aplikasi Moxa, Ini Caranya

Buka Tabungan di Bank Permata Bisa Lewat Aplikasi Moxa, Ini Caranya

Whats New
Dana Bantuan Pariwisata Rp 2,4 Trilun Cair, Sandiaga Uno Percepat Penyalurannya

Dana Bantuan Pariwisata Rp 2,4 Trilun Cair, Sandiaga Uno Percepat Penyalurannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X