Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tabel Periodik dengan Jembatan Keledai | Vibranium pada Tabel Periodik

Kompas.com - 18/06/2021, 15:06 WIB
Harry Rhamdhani

Penulis

KOMPASIANA---Sistem periodik adalah salah satu pembahasan dalam pelajaran kimia. Bagi siswa IPA/MIA pembahasan ini wajib dipahami.

Dalam sistem periodik terdapatlah tabel periodik, yang merupakan unsur-unsur kimia dalam bentuk tabel.

Unsur-unsur tersebut disusun berdasarkan nomor atom, konfigurasi elektron, dan keberulangan sifat kimia.

Mempelajari tabel periodik dalam mata pelajaran kimia memang tebilang rumit, tapi bukan berarti sulit. Terlebih tidak bisa dikerjakan.

Ada sebuah metode yang dapat mempermudah dalam memahami rumusan, sifat, beserta unsur-unsur kimia dalam sebuah tabel periodik. Metode ini biasa dikenal dengan jembatan keledai.

Selain mengenai tabel periodik ada juga tentang vibranium hingga seputar gagal lulus SMBPTN.

Berikut konten-konten menarik dan populer kanal edukasi di Kompasiana:

1. Cara Asyik Menghafal Tabel Periodik dengan Metode Jembatan Keledai

Kompasianer Dani Ramdani menyebut menggunakan metode jembatan keledai dapat memudahkan kita dalam menghafal tabel periodik.

Misalnya untuk menghafal setiap unsur dalam golongan IA hingga VIII A, maka jembatan keledainya kurang lebih seperti ini.

Golongan IA (alkali): H, Li, Na, K, Rb, Cs, Fr. Untuk menghafal unsur tersebut maka bisa dibuat kalimat seperti ini.

Hari Libur Nanti Kita Rebut Cs Fransiska. (Helieum, Lithium, Natrium, Kalium, Rubidium, Cesium, dan Fransium)

Golongan II A (alkali tanah): Be, Mg, Ca, Sr, Ba, Ra

Besok Minggu Cantika Suruh Bawa Rantang ( Berilium, Magnesium, Kalium, Strontium, Barium, dan Radium).

"Nah itulah cara saya ketika menghafal tabel periodik ketika masih SMA dulu. Memang mata pelajaran tersebut membuat ngantuk bagi yang tidak suka. Tetapi, metode jembatan keledai patut dicoba untuk berbagai bidang ilmu lain," tulisnya. (Baca selengkapnya)

2. Menyelisik Jejak Vibranium pada Tabel Periodik

Salah satu jenis hafalan wajib terkait dengan pelajaran kimia ini adalah mengenai tabel periodik.

Mengetahui dan menghafal tabel periodik akan memberikan keuntungan tersendiri bagi pelakunya karena hal itu akan menjadi landasan penting dalam pembelajan tahap selanjutnya.

Kompasianer Agil Habib menyarankan untuk mencoba membuat kepanjangan kata dari setiap kode unsur-unsur atom pada tabel periodik untuk memudahkan proses menghafal.

Hal tersebut dia maksudkan untuk memberdayakan otak kanan sehingga prosesi menghafal menjadi lebih ringan.

 

Cara lain yang bisa dilakukan adalah belajar kimia dengan fiksi vibranium, yakni dengan memanfaatkan story tentang unsur vibranium, yang barangkali bisa membantu kita meningkatkan rasa ingin tahu dalam mempelajari kimia. (Baca selengkapnya)

3. Ingat Adik-adik, Langit Tak Bakal Runtuh karena Gagal SBMPTN!

Beberapa hari belakangan media sosial cukup ramai soal pengumuman kelulusan masuk perguruan tinggi.

Kicauannya beragam, ucapan selamat hingga dukungan bagi yang belum beruntung.

Kompasianer Agung Han berpendapat, di luar hiruk-pikuk perihal kelulusan, momen ini sekaligus membuka mata para peserta betapa pengorbanan orangtua tak ada hitungan, terlebih pamrih.

Dia juga menegaskan bahwa tidak lulus SBMPTN bukan berarti akhir dari segalanya. Langit pun tak akan runtuh.

"Adik-adik, setelah kesedihan mulai mereda. Sebaiknya segera berpikir, langkah selanjutnya. Jadikan orangtua, sebagai tempat timbang saran," tulisnya. (Baca selengkapnya) (IBS)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com