IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

Kompas.com - 18/06/2021, 16:45 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada Jumat (18/6/2021). Dikutip dari RTI, IHSG anjlok sebesar 1,01 persen atau 61,3 poin ke level 6.007, 12.

Adapun total nilai transaksi yang diperoleh sebesar Rp 16,9 triliun dari 26,5 miliar lembar saham yang diperdagangkan. Sebanyak 112 saham menguat, 412 melemah, dan 122 saham tidak alami perubahan. Investor asing di seluruh pasar melakukan aksi jual sebesar Rp 193,77 miliar.

Saham-saham yang dilepas oleh investor asing antara lain BBRI, MDKA, INDF, ANTM, BBNI, PGAS, TBIG, UNVR, dan GGRM. Sementara saham yang dibeli oleh investor asing diantaranya BBCA, UNTR, ERAA, TPIA, SMGR, ITMG, INTP, dan ASII.

Selain itu, saham yang menjadi top losers yakni MDKA turun 210 poin atau 6,82 persen ke level harga Rp 2.870, BBNI turun 310 poin atau 5,90 persen ke level harga Rp 4.940, ICBP turun 375 poin atau 4,62 persen ke level Rp 7.750, ANTM turun 100 poin atau 4,29 persen ke level Rp 2.230, dan UNVR turun 175 poin atau 3,45 persen ke level Rp 4.900.

Baca juga: Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Sedangkan saham yang masuk kategori top gainers diantaranya UNTR naik 775 poin atau 3,52 persen ke level Rp 22.775, AGRO naik 35 poin atau 2,65 persen ke level Rp 1.355, MPPA naik 40 poin atau 3,90 persen ke level Rp 1.065, dan DMMX naik 80 poin atau 6,06 persen ke level Rp 1.400.

Di pasar spot, posisi nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) masih belum mampu keluar dari teritori negatif. Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah kembali melemah 20 poin atau 0,14 persen di level Rp 14.375 per dollar AS. Dari posisi sebelumnya yang berada di Rp 14.355 per dollar AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, posisi kurs mata uang Garuda di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia telah menembus level Rp 14.400, tepatnya Rp 14.403 per dollar AS. Dibandingkan posisi Kamis (17/6/2021), pada level Rp 14.378 per dollar AS.

Baca juga: Banyak Penipuan Lelang, Ini Ciri-cirinya

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Anak Cucu BUMN Terlalu 'Gemuk' dan Jadi Benalu...

Saat Anak Cucu BUMN Terlalu "Gemuk" dan Jadi Benalu...

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Bank Neo Luncurkan Kampanye Neoliuner, Dorong Fleksibilitas Masyarakat Bertransaksi di Bank

Bank Neo Luncurkan Kampanye Neoliuner, Dorong Fleksibilitas Masyarakat Bertransaksi di Bank

Rilis
Komoditas Ekspor Indonesia dari Hasil Pertanian dan Industri

Komoditas Ekspor Indonesia dari Hasil Pertanian dan Industri

Whats New
Sambut Hari Disabilitas Internasional, Shopee Buat Pelatihan Bisnis Digital Shopee bagi Teman Tuli

Sambut Hari Disabilitas Internasional, Shopee Buat Pelatihan Bisnis Digital Shopee bagi Teman Tuli

Work Smart
Kredivo Prediksi Makin Banyak Orang Pakai Paylater Untuk Belanja Barang Mahal Tahun Depan

Kredivo Prediksi Makin Banyak Orang Pakai Paylater Untuk Belanja Barang Mahal Tahun Depan

Whats New
Inovasi dan Adopsi Teknologi Jadi Kunci Ekspansi Pertumbuhan Sektor Jasa

Inovasi dan Adopsi Teknologi Jadi Kunci Ekspansi Pertumbuhan Sektor Jasa

Rilis
IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Mengawali Debut di Nasdaq, Saham Grab Ditutup Melemah

Mengawali Debut di Nasdaq, Saham Grab Ditutup Melemah

Whats New
[POPULER MONEY] Uang yang Didapat Messi dari Ballon d'Or | China Minta Indonesia Setop Pengeboran di Natuna Utara

[POPULER MONEY] Uang yang Didapat Messi dari Ballon d'Or | China Minta Indonesia Setop Pengeboran di Natuna Utara

Whats New
Soroti Aset Kripto, Bos OJK: Hampir Tidak Punya Fundamental

Soroti Aset Kripto, Bos OJK: Hampir Tidak Punya Fundamental

Whats New
Sempat Tutup 3 Bulan, Ini Cerita Pengusaha Resto di Bali Bertahan di Tengah Pandemi

Sempat Tutup 3 Bulan, Ini Cerita Pengusaha Resto di Bali Bertahan di Tengah Pandemi

Whats New
Cerita Tuyuloveme, Seniman Mural Indonesia yang 'Coretannya' Eksis di Australia Hingga Rusia

Cerita Tuyuloveme, Seniman Mural Indonesia yang "Coretannya" Eksis di Australia Hingga Rusia

Rilis
Mengejar Target Pertumbuhan Ekonomi 2021

Mengejar Target Pertumbuhan Ekonomi 2021

Whats New
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia di Penghujung 2021

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia di Penghujung 2021

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.