Di Depan Bupati se-Indonesia, Luhut: Ekonomi dan Penanganan Covid-19 Kita Bagus

Kompas.com - 19/06/2021, 17:02 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan sambutan dalam acara melalukan peluncuran Kilau Digital Permata Flobamora di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada Jumat  (18/6/2021). Dok. Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan sambutan dalam acara melalukan peluncuran Kilau Digital Permata Flobamora di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada Jumat (18/6/2021).


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kembali buka suara terkait perekonomian Indonesia dan penanganan Covid-19 di Tanah Air.

Kali ini, Luhut berbicara di hadapan Bupati se-Indonesia yang menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) periode 2021-2026 sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIII APKASI di Bali, Sabtu (19/6/2021).

Luhut menjelaskan bahwa ekonomi di Indonesia terbilang masih dalam batas aman dan akan terus bertumbuh.

Baca juga: Potensi Nikel Besar, Luhut Sebut RI Punya Posisi Tawar yang Kuat

Pertumbuhan ekonomi kita tahun 2021 ini masih bisa kita pelihara. Ekonomi Indonesia diprediksi untuk tumbuh 4-5 persen pada tahun 2021,” kata Luhut, sebagaimana dikutip dalam keterangan resminya, Sabtu.

Meski begitu, Luhut tetap berharap para pejabat di daerah mampu membantu dan mendampingi upaya mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Sementara untuk Covid-19, kita berdoa semoga Covid-19 ini selama 2 minggu ini dapat terkendali, sehingga pergerakan masyarakat dapat kembali seperti sedia kala,” ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejalan dengan itu, menurutnya pemulihan ekonomi dan reformasi harus dilakukan secepat mungkin.

Baca juga: Berkat Lobi Luhut, Arab Saudi Siapkan Lahan Rumah Indonesia di Mekkah

Dia mengungkap bahwa strategi yang diterapkan pemerintah pusat untuk pemulihan dan reformasi ekonomi di antaranya adalah ketersediaan stimulus fiskal jika situasi belum pulih.

Selain itu, implementasi UU Cipta Kerja menurutnya juga akan mempermudah investasi. Adapun kebijakan pengembangan industri nilai tambah di Indonesia juga harus terus dijalankan.

Peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), serta beberapa dari reformasi lainnya menurut Luhut telah dilakukan sejak sebelum pandemic Covid-19. Langkah itulah yang pada akhirnya membantu ekonomi Indonesia selama Covid-19..

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X