Pendanaan Jadi PR Krusial Proyek Tol Yogyakarta-Bawen, Apa Solusinya?

Kompas.com - 19/06/2021, 18:06 WIB
Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Tol Yogyakarta-Bawen diteken Jumat (13/11/2020) oleh konsorsium PT Jasamarga Jogja Bawen. Muawwan DaelamiPerjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Tol Yogyakarta-Bawen diteken Jumat (13/11/2020) oleh konsorsium PT Jasamarga Jogja Bawen.


JAKARTA, KOMPAS.com – Aspek pendanaan jadi salah satu kendala dalam proyek Tol Yogyakarta-Bawen. Hal ini diakui oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto.

Airlangga sendiri sudah meninjau langsung proyek tersebut pada Sabtu (19/6/2021) bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan didampingi Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit.

“Tentunya pekerjaan rumah (PR) dari proyek jalan Tol Yogyakarta-Bawen yang paling krusial saat ini ialah kebutuhan alokasi pendanaan untuk pengadaan tanah,” kata Airlangga sebagaimana dikutip dari keterangan resmi PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Baca juga: 5 Kontraktor Keroyokan Kejar Target Operasi Tol Cisumdawu Akhir 2021

Kunjungan Airlangga memang dilakukan untuk memastikan progres proyek pembangunan jalan Tol Yogyakarta-Bawen yang dikerjakan oleh PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Dalam kunjungannya, Airlangga memastikan progres dari perkembangan jalan tol yang akan melewati dua Provinsi tersebut, yaitu Provinsi Jawa Tengah sepanjang 67,05 Km dan Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang 8,77 Km.

Airlangga juga turut meninjau kebutuhan dari pelaksanaan proyek jalan Tol Yogyakarta-Bawen ini ke depannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan bahwa Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan sangat mendukung penuh proses pengerjaan jalan Tol Yogyakarta-Bawen, termasuk mendorong percepatan penyelesaian sejumlah kendala teknis dan non teknis yang saat ini terjadi.

Baca juga: Luhut Bentuk Tim Khusus untuk Bereskan Masalah di 3 Proyek Tol Ini

“Kami dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan berkoordinasi dengan semua pihak yang terkait dari proyek ini untuk nantinya mencarikan solusi atas kendala terhadap pendanaan,” tambah Airlangga.

Sementara itu, Danang Parikesit juga memastikan BPJT akan mendukung penuh kebijakan yang diambil setelah kunjungan kali ini.

"BPJT berharap kunjungan kali ini bisa membantu upaya percepatan dari anggaran alokasi pendanaan pengadaan lahan yang terus kami kejar progresnya agar pembangunan jalan tol ini bisa berjalan sesuai dengan rencana," ujar Danang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.