Indikasi Geografis: No Reputation, No Quality, No Price

Kompas.com - 19/06/2021, 18:16 WIB
ilustrasi peta Indonesia THINKSTOCKS/NARUEDOMilustrasi peta Indonesia

Oleh: Ferianto, S.Si., M.H.

TUHAN menciptakan dan menganugerahkan alam Indonesia beserta kekayaan di dalamnya (flora dan fauna) yang sangat beraneka ragam. Kekayaan alam tersebut masih diperkuat dengan keanekaragaman suku, budaya dan masyarakat yang juga memiliki karakteristik yang unik.

Faktor alam dan manusia melahirkan hasil alam, corak budaya dan produk-produk industri dengan keunggulan dan keunikannya masing-masing. Kekayaan alam dan corak budaya yang berlimpah dan beraneka ragam jika dikelola secara optimal, akan mampu dan berpeluang menyejahterakan rakyat dan menunjang perekonomian negara.

Apalagi kompetisi dan daya saing di era digital, kuncinya adalah keunikan, kualitas dan reputasi dari produk yang dihasilkan. Tanpa adanya keunikan, kualitas dan reputasi maka sulit memenangkan kompetisi nasional maupun global.

Produk-produk berbasis hasil keunggulan dan keunikan faktor alam dan faktor budaya (faktor manusia) yang sudah menjadi anugerah Tuhan dan didukung talenta alami dari manusianya perlu didukung dengan aspek perlindungan hukum supaya dalam mengarungi persaingan pasar, secara hukum terjamin.

Baca juga: Indonesia Hadapi Bonus Demografi pada 2037, Apa Manfaatnya?

Hal ini karena tidak sedikit hasil alam dan faktor manusia yang harusnya bisa dikapitalkan menjadi penggerak ekonomi daerah, karena secara hukum perlindungannya belum diproses, maka yang bisa memanfaatkannya adalah pihak lain. pemilik atau daerah yang harusnya bisa mendapatkan manfaat ekonomi tersebut akhirnya tidak bisa memperoleh haknya secara proporsional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bentuk perlindungan hukum untuk suatu tanda produk yang karena faktor alam, faktor manusia atau kombinasi faktor tersebut sehingga memiliki ciri khas, reputasi dan kualitas adalah Indikasi Geografis.

Berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis disebutkan bahwa Indikasi Geografis merupakan tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang dan/atau produk yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, memberikan reputasi, kualitas, dan karakteristik tertentu pada barang dan/atau produk yang dihasilkan.

Objek perlindungan indikasi geografis dapat dikelompokkan menjadi 3 yaitu sumber daya alam, barang kerajinan tangan dan hasil industri. Perlindungan Indikasi Geografis memang berbeda dengan perlindungan Kekayaan Intelektual lainnya seperti halnya Merek, Paten, Hak Cipta, Desain Industri, Rahasia Dagang ataupun Varietas Tanaman yang haknya dimiliki secara individual. Indikasi Geografis tidak demikian, hak tersebut diberikan secara kolektif dan dimiliki oleh komunal masyarakat atau asosiasi produsen setempat.

Indikasi geografis akan memberikan manfaat di antaranya memperjelas kepemilikan dan identitas suatu produk, memperjelas data keunikan, kualitas serta standar suatu produksi sehingga akan menjamin konsumen untuk memperoleh produk yang berkualitas.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.