AM Lilik Agung
Trainer bisnis

Mitra Pengelola GALERIHC, lembaga pengembangan SDM. Beralamat di lilik@galerihc.com.

Benarkah Saham Coca-cola Anjlok Karena Ulah Ronaldo?

Kompas.com - 20/06/2021, 07:00 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Bisnis minuman soda

Coca-cola bersama saudaranya, Sprite dan Fanta, ikut membentuk peradaban dunia. Resmi berdiri sejak tahun 1892 di Atlanta Amerika Serikat, segala hal yang terhubung dengan Coca-Cola memberi warna pada berbagai aspek kehidupan, khususnya bisnis dan gaya hidup.

Lebih seratus tahun, valuasi Coca-Cola selalu masuk papan atas perusahaan dunia. Posisi sebagai perusahaan dengan valuasi terbesar sedunia bergantian dengan perusahaan minyak.

Baru pada era digital ini valuasi Coca-Cola tergeser oleh perusahaan-perusahaan berbasis teknologi.

Untuk urusan merek, Coca-Cola sangat digdaya. Selama puluhan tahun Coca-Cola selalu menjadi nomer satu kategori best global brand. Baru tahun 2013 posisi Coca-Cola digeser oleh Apple.

Selanjutnya sejak 2013 best global brand dipegang oleh perusahaan berbasis teknologi, seperti Apple, Google, Amazon dan Microsoft. Merek Coca-Cola berada dibelakang mereka.

Pencapaian luar biasa ini menjadikan Coca-Cola selalu dijadikan bahan ajar sekolah-sekolah bisnis di seluruh dunia. Kajian ilmiah tentang Coca-Cola tumpah-ruah, mirip dengan produknya yang tumpah-ruah ada di ujung nun jauh Afrika Selatan hingga perbatasan Antartika di Chile.

Gaya hidup global alhasil tidak lengkap apabila tidak ada Coca-Cola. Bahkan Coca-Cola dengan kecerdasan strategi pemasaran dan periklannnya banyak membentuk gaya hidup popular.

Pepatah bijak berucap, setiap zaman ada orangnya, setiap orang ada zamannya. Pun dengan Coca-Cola. Dengan saudara sekandung (Sprite dan Fanta) Coca-Cola memiliki zaman sendiri.

Kampanye masif hidup sehat bergulir sangat kencang. Salah satu bentuk kampanye itu menyingkirkan minuman bersoda, karena soda merupakan musuh dari hidup sehat.

Menyiasati hal ini, produk-produk yang dimiliki Coca-Cola dan selama ini hanya sekadar pelengkap mulai dikampanyekan dengan masif.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.