Susul G7, Irlandia Sepakati Aturan Minimum Pajak Global 15 Persen

Kompas.com - 20/06/2021, 07:43 WIB
Ilustrasi pajak pedagang online ShutterstockIlustrasi pajak pedagang online

IRLANDIA, KOMPAS.com - Irlandia menyepakati pengenaan tarif pajak minimum sebesar 15 persen pada perusahaan multinasional, termasuk Google dan Apple, seperti yang disarankan oleh pemerintahan Joe Biden.

Padahal Irlandia dikenal menawarkan besaran tarif pajak yang rendah pada perusahaan global, berkisar 12,5 persen.

Menteri Keuangan Irlandia menyatakan hal tersebut agar sistem pajak menjadi lebih adil dan adanya peran persaingan pajak yang sah.

Baca juga: Diskusi dengan Bank Dunia, Pemerintah Kembali Singgung Pajak Sembako

“Apa yang akan kami lakukan adalah terlibat dalam proses negara OECD dengan sangat intens selama beberapa minggu dan bulan mendatang, dan saya berharap kesepakatan dapat dicapai yang mengakui peran persaingan pajak yang sah untuk ekonomi kecil dan menengah,” tutur Menteri Keuangan Irlandia, Paschal Donohoe mengutip CNBC, Minggu (20/6/2021).

Sepakatnya Irlandia menyusul kesepakatan di antara negara-negara G7 yang menyepakati hal serupa.

Bulan ini, para menteri keuangan ketujuh negara menyepakati harus ada tarif minimum sebesar 15 persen untuk perusahaan multinasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rencana negara-negara G7 ini bahkan akan dibahas dengan pemimpin di masing-masing negara G20. Idenya adalah untuk mendapatkan dukungan sebanyak mungkin dari berbagai negara sehingga ada peluang yang lebih tinggi untuk diimplementasikan.

“Kami masih punya waktu sebelum kesepakatan akhir tercapai, jadi sulit bagi saya untuk mengatakan seperti apa kompromi itu. Tapi saya yakin semua orang berkepentingan untuk menemukan kompromi,” ucap Donohoe.

Memang, perpajakan menjadi instrumen penting di tengah pandemi Covid-19, mengingat banyak negara yang sangat membutuhkan sumber pendapatan baru yang lebih kuat agar dapat membayar utang yang timbul selama krisis.

Baca juga: Catat, Pemerintah Tak Kenakan Pajak untuk Sembako di Pasar Tradisional

Apalagi aturan di Komisi Eropa pada tahun 2016 menyebutkan, Apple telah menerima manfaat pajak ilegal di Irlandia. Irlandia maupun Apple sama-sama menentang keputusan tersebut, dan saat ini kasusnya sedang ditinjau oleh pengadilan tertinggi Eropa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.