Kompas.com - 20/06/2021, 12:49 WIB
Pekerja memproduksi peti mati khusus jenazah Covid-19 di PT Funisia Perkasa di Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten, Rabu (3/2/2021). Sejak awal pandemi Covid-19 pada Maret lalu, pabrik PT Funisia Perkasa sudah mengirimkan lebih dari 10.000 peti mati ke seluruh Indonesia, dengan produksi minimal 100 unit peti per hari. Apa yang dimaksud dengan biaya produksi? Biaya produksi adalah total biaya yang dikeluarkan untuk proses produksi disebut biaya langsung. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPekerja memproduksi peti mati khusus jenazah Covid-19 di PT Funisia Perkasa di Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten, Rabu (3/2/2021). Sejak awal pandemi Covid-19 pada Maret lalu, pabrik PT Funisia Perkasa sudah mengirimkan lebih dari 10.000 peti mati ke seluruh Indonesia, dengan produksi minimal 100 unit peti per hari. Apa yang dimaksud dengan biaya produksi? Biaya produksi adalah total biaya yang dikeluarkan untuk proses produksi disebut biaya langsung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Biaya produksi adalah biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk memproduksi barang atau jasa (apa yang dimaksud dengan biaya produksi?).

Perhitungan biaya produksi ini dilakukan sejak dari awal pengolahan bahan baku, hingga barang jadi atau setengah jadi.

Dalam perhitungan biaya produksi terbilang kompleks, karena ada beberapa komponen pengeluaran yang harus dihitung. Total biaya yang dikeluarkan untuk proses produksi disebut biaya produksi.

Dikutip dari Ebook Biaya Produksi karangan Christina Kustindarti dari Universitas Katolik Widya Mandala, biaya produksi adalah semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk menciptakan barang-barang yang diproduksi perusahaan tersebut.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Biaya Overhead, Contoh, dan Cara Menghitungnya

Ada dua pembagian biaya produksi yakni:

  • Biaya ekplisit yakni segala biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan faktor-faktor produksi.
  • Biaya implisit yakni taksiran pengeluaran terhadap faktor-faktor produksi yang dimiliki perusahaan.

Tidak semua pengeluaran perusahaan dapat disebut biaya produksi. Ini karena pengeluaran yang bisa disebut biaya produksi haruslah berhubungan langsung dengan pendapatan perusahaan.

Jenis biaya produksi

Secara umum ada 3 jenis biaya produksi dalam pencatatan akuntansi perusahaan. Berikut jenis-jenis biaya produksi:

Baca juga: Mengenal Apa Itu Pailit dan Bedanya dengan Bangkrut

1. Biaya bahan baku

Biaya bahan baku atau direct material biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk membeli dan mengolah bahan baku hingga menjadi barang jadi.

Sebagai contoh perusahaan garmen. Perusahaan mengeluarkan biaya untuk pembelian bahan baku berupa kain untuk kemudian diolah menjadi barang jadi. Semua biaya itulah yang disebut sebagai biaya bahan baku.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.