Kompas.com - 21/06/2021, 11:54 WIB
Ilustrasi investasi (DOK. SHUTTERSTOCK) DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi investasi (DOK. SHUTTERSTOCK)

JAKARTA, KOMPAS.com - Surat Berharga Negara (SBN) konvensional seri Savings Bond Ritel (SBR) 010 sudah bisa dipesan masyarakat mulai hari ini, Senin (21/6/2021).

Dengan masih nyatanya ancaman virus corona atau Covid-19, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memfasilitasi masyarakat untuk membeli surat utang tersebut secara daring.

"Pemesanan dan pembayaran SBN ritel dapat dilakukan secara online melalui 26 mitra distribusi yang telah ditunjuk pemerintah," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko Kemenkeu, Luky Alfirman, secara virtual, Senin.

Baca juga: Pemerintah Tawarkan SBR010 Pekan Depan, Kupon 5,10 Persen

Mitra distribusi tersebut, terdiri dari 16 bank umum, 4 perusahaan efek, dan 6 perusahaan financial technology (fintech).

Adapun proses pemesanan pembelian SBR010 secara online dilakukan melalui 4 tahap, pertama yaitu registrasi atau pendaftaran, pemesanan, pembayaran dan setelmen atau konfirmasi.

Kemdian, pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, pemesan melakukan pembayaran sesuai dengan jumlah pemesanannya. Terakhir, menunggu setelmen atau fiksasi pembelian.

Luky menjelaskan, kupon SBR010 memiliki sifat mengambang dengan tingkat kupon minimal (floating with floor) dengan suku bunga acuan adalah BI 7-Day Reverse Repo Rate.

Baca juga: SBR010 Sudah Bisa Dibeli, Investasi Mulai Rp 1 Juta

Tingkat kupon SBR010 untuk periode tiga bulan pertama (tanggal 22 Juli 2021 sampai dengan 10 Oktober 2021) adalah sebesar 5,10 persen.

Tingkat kupon tersebut berasal dari suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon, yakni sebesar 3,5 persen ditambah spread tetap 160 bps (1,6 persen).

"Dengan fitur ini imbal hasil SBR dipsatikan minimal sebesar kupon saat penerbitan, di sisi lain investor berpotensi mendapat imbal hasil yang lebih tinggi jika suku bunga acuannya meningkat," tutur Luky.

Obligasi ini akan jatuh tempo pada dua tahun mendatang, tepatnya pada 10 Juli 2023, di mana pembayaran kupon SBR010 pertama kali jatuh pada 10 September 2021, dan untuk selanjutnya kupon akan dibayarkan setiap tanggal 10 setiap bulan.

Baca juga: Kompak Melemah, Berikut Rincian Harga Bitcoin dkk Hari Ini

Setelah Kemenkeu melakukan penyesuaian, kini masyarakat sudah bisa membeli surat utang pemerintah tersebut dengan nilai minimal Rp 1 juta dengan maksimum pemesanan sebesar Rp 3 miliar, di mana penawaran akan dilakukan hingga 15 Juli 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.