Defisit APBN Tembus Rp 219,3 Triliun pada Mei 2021, 1,32 Persen dari PDB

Kompas.com - 21/06/2021, 17:17 WIB
Menkeu secara daring dalam Konferensi Pers APBN Kita, Selasa (25/5/20w1) KemenkeuMenkeu secara daring dalam Konferensi Pers APBN Kita, Selasa (25/5/20w1)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan defisit APBN hingga Mei 2021 naik mencapai Rp 219,3 triliun.

Defisit setara 21,78 persen dari target defisit tahun 2021 sebesar Rp 1.006,4 triliun. Angka ini juga setara dengan 1,32 persen dari PDB RI.

Adapun tahun 2021, bendahara negara menargetkan defisit dapat ditekan mencapai 5,7 persen.

Baca juga: Mentan SYL: Bangun Pertanian Tak Cukup dengan APBN, Perlu Program KUR

"Sampai dengan Mei 2021, defisit APBN mencapai Rp 219 atau 1,32 persen dari PDB," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita secara virtual, Senin (21/6/2021).

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Indonesia (IAEI) ini menyebut, defisit terjadi lantaran penerimaan negara lebih rendah dibanding belanja negara untuk mengantisipasi dampak Covid-19.

Tercatat, penerimaan negara hingga Mei 2021 baru mencapai Rp 726,4 triliun triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Capaian tersebut setara 41,66 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN 2021 mencapai Rp 1.743,6 triliun.

Kendati demikian, realisasi penerimaan negara naik 9,31 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Ini Perbedaan antara APBN dan APBD

Secara lebih rinci, pendapatan negara ini didapat dari pajak Rp 558,9 triliun atau 38,69 persen dari target sebesar Rp 1.229,6 triliun.

Penerimaan dari sisi pajak meningkat 6,2 persen, lebih baik dibanding Rp 526,3 triliun atau -3 persen pada tahun 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X