Sandiaga Uno Pastikan Pembukaan Pariwisata Bali Tunggu Kasus Covid-19 Melandai

Kompas.com - 22/06/2021, 17:36 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat wawancara program Beginu bersama Pemimpin redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho di M Bloc Market, Kamis (15/4/2021). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat wawancara program Beginu bersama Pemimpin redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho di M Bloc Market, Kamis (15/4/2021).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan pembukaan pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara masih menunggu kasus Covid-19 melandai, baik di Indonesia dan luar negeri.

Sebelumnya pembukaan pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara dijadwalkan akan dilakukan pada Juli 2021. Sayangnya, jumlah kasus positif akibat Covid-19 justru menunjukkan kenaikan.

“Persiapan tetap berlangsung tapi disesuaikan dengan kondisi Covid-19 di dalam negeri dan luar negeri. Jadi kita sudah memutuskan, jika situasinya melandai akan difinalkan, dan jika belum melandai, akan kita sesuaikan,” kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Selasa (22/6/2021).

Baca juga: Bisnis Baut dan Mur Masih Potensial

Sandiaga mengatakan, saat ini pihaknya tengah dalam penyiapan dari segi prakondisi-prakondisi yang ditentukan. Ia mengungkapkan, jika kondisi pandemi Covid-19 tidak memungkinkan untuk melakukan pembukaan pariwisata di Bali, maka keputusan akan ditinjau kembali.

“Jika dalam hal kondisi Covid-19 tidak memungkinkan, maka akan ditinjau kembali. Pengumuman kapan (pariwisata Bali akan dibuka) tentunya akan disesuaikan dengan situasi Covid-19 yang lebih kondusif,” kata dia.

Di sisi lain, dalam beberapa hari terakhir Sandiaga mengungkapkan terjadi penurunan wisatawan nusantara ke Bali seiring dengan kenaikan jumlah kasus yang terjadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, Sandiaga berkordinasi dengan Gubernur Bali untuk mengusulkan program pariwisata berbasis vaksin sebagai opsi.

Baca juga: Setelah Bali, Sandiaga Uno Rekomendasikan Work From Toba

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X