Kompas.com - 23/06/2021, 13:15 WIB
Kredit kendaraan jadi alternatif pembayaran yang mendominasi transaksi jual beli saat ini. Zulkifli BJKredit kendaraan jadi alternatif pembayaran yang mendominasi transaksi jual beli saat ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kredit konsumsi perbankan mulai menunjukkan perbaikan pada April 2021, termasuk dari sektor kredit kepemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB). Selain KPR, Bank Indonesia menyebut kredit kendaraan bermotor sudah tumbuh per Mei 2021.

Hal ini juga didorong adanya insentif Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor, yang wacananya juga akan diperpanjang hingga Agustus 2021 dan masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

PT Bank CIMB Niaga mencatat, per Mei 2021 kredit konsumer di Bank CIMB Niaga masih tumbuh positif. Adalah CIMB Niaga Auto Finance, atau kerap disebut CNAF yang merupakan anak perusahaan dari CIMB Niaga mencatatkan auto kredit kendaraan bermotor per Mei 2021 tumbuh sekitar 13,5 persen, diikuti dengan kredit kepemilikan rumah sebesar 6 persen.

Baca juga: Pesangon Tak Jelas, Eks Karyawan Merpati Kerja Jadi Driver Ojol hingga Kuli Bangunan

Direktur Konsumer Bank CIMB Niaga, Lani Darmawan mengatakan, hingga akhir tahun 2021 nanti pihaknya berharap pertumbuhan kredit kendaraan bermotor mampu stabil atau tumbuh di kisaran angka 13 persen-14 persen.

“Strategi yang terus dilakukan CIMB Niaga untuk meningkatkan tren kredit kendaraan bermotor antara lain banyak melakukan cross selling kepada nasabah existing, menjalin kerjasama dengan dealer mobil baru maupun bekas, dan meningkatkan digitalisasi untuk proses yang cepat,” terang Lani kepada KONTAN, Selasa (22/6/2021).

Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk mencatat permintaan kredit kendaraan bermotor secara month on month (MoM) per Mei 2021 tercatat ada kenaikan booking sebesar 7 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Disampaikan oleh Corporate Secretary Bank Mandiri, Rudi As Atturidha kepada KONTAN, Selasa (22/6/2021), kenaikan booking ini mengindikasikan tren permintaan KKB yang telah membaik. Terlihat dari pertumbuhan secara industri, antara lain penjualan mobil nasional (industri) pada kuartal pertama tahun 2021 naik sebesar 20 persen, dibandingkan kuartal keempat tahun 2020 (QoQ).

Terkait dengan kredit kendaraan bermotor dari bank bersandi bursa BMRI ini, tercatat naik sebesar 40 persen di kuartal pertama tahun 2021 dibandingkan kuartal keempat tahun 2020 (QoQ).

Baca juga: BPK Khawatirkan Bengkaknya Utang Pemerintah di Era Jokowi

Rudi menjelaskan, pihaknya berharap agar adanya insentif PPnBM dari Pemerintah dan relaksasi loan to value (LTV) dari Bank Indonesia. Hal ini diharapkan agar dapat terus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan kredit.

Sementara itu, dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk saat ini menyalurkan kredit kendaraan bermotor dengan melakukan channeling kepada multifinance. Untuk meningkatkan sinergi dengan anak perusahaan, bank bersandi bursa BBRI ini juga telah menunjuk BRI Finance sebagai penyalur kredit kendaraan bermotor per tanggal 1 Oktober 2020.

Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto mengatakan kepada KONTAN, Selasa (22/6/2021), khusus layanan kredit kendaraan bermotor BRI dilakukan melalui kerjasama dengan multifinance dengan skema joint finance. (Reporter: Amanda Christabel | Editor: Tendi Mahadi)

Baca juga: Industri Multifinance Girang Diskon PPnBM 100 Persen Diperpanjang

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Kredit kendaraan bermotor mulai melaju, begini kata bankir

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.