Kompas.com - 23/06/2021, 16:06 WIB
Kelangkaan adalah, apa yang dimaksud dengan kelangkaan, jelaskan pengertian kelangkaan. Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Berau pekan lalu, sejak Kamis (13/5/2021), membuat Sungai Kelay dan Segah meluap menggenangi membuat 4 kecamatan dan 14 desa terendam. Hal ini diperparah dengan tanggul tambang batu bara milik salah satu perusahaan di wilayab itu, jebol, Minggu (16/5/2021) IstimewaKelangkaan adalah, apa yang dimaksud dengan kelangkaan, jelaskan pengertian kelangkaan. Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Berau pekan lalu, sejak Kamis (13/5/2021), membuat Sungai Kelay dan Segah meluap menggenangi membuat 4 kecamatan dan 14 desa terendam. Hal ini diperparah dengan tanggul tambang batu bara milik salah satu perusahaan di wilayab itu, jebol, Minggu (16/5/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kelangkaan adalah salah satu istilah yang cukup familiar dalam ekonomi. Lalu apa yang dimaksud dengan kelangkaan (jelaskan pengertian kelangkaan)?

Secara sederhana, kelangkaan adalah terbatasnya sumber daya untuk mencukupi atau memuaskan kebutuhan manusia. Pengertian lain kelangkaan adalah suatu kondisi ketika manusia memerlukan sesuatu, maka dibutuhkan usaha atau pengorbanan untuk memperolehnya.

Dikutip dari Investopedia, kelangkaan adalah kondisi kesenjangan antara jumlah sumber daya yang terbatas dengan keinginan manusia yang secara teoritis tidak terbatas.

Situasi ini menuntut orang untuk membuat keputusan tentang bagaimana mengalokasikan sumber daya secara efisien, untuk memenuhi kebutuhan dasar dan sebanyak mungkin keinginan yang timbul.

Baca juga: Standar Deviasi adalah Perhitungan Statistik, Simak Rumus dan Kegunaannya

Dalam teori ekonomi, sumber daya apa pun memiliki nilai dari nol atau tidak berharga hingga langka. Yang artinya, semakin langka, semakin bernilai pula pengorbanan atau harga yang harus dibayar untuk mendapatkannya.

Dalam buku The Nature and Significance of Economic Science karangan ekonom Inggris Lionel Robbin, teori kelangkaan adalah ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku manusia untuk mencapai tujuan dan mengelola kelangkaan yang ada untuk tujuan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam teori ekonomi tersebut, beberapa sumber daya relatif berlimpah seperti air dan udara, sehingga manusia tidak melakukan pengorbanan apa pun untuk mendapatkannya.

Namun demikian, kelangkaan adalah juga bersifat relatif. Air di pedesaan adalah sumber daya melimpah, namun tidak begitu di perkotaan, di mana air harus dibeli dengan uang.

Baca juga: Apa Itu Depresiasi dan Bagaimana Cara Menghitungnya?

Contoh kelangkaan relatif lainnya adalah uang dan waktu. Seorang eksekutif yang bekerja di perusahaan multinasional memiliki banyak tabungan dan bisa saja mengambil pensiun dini tanpa merasa khawatir dengan simpanan uang saat menganggur.

Namun mereka meski memiliki kemampuan finansial mencukupi, waktu bagi mereka adalah hal yang mahal, bahkan tak bisa dibeli. Para eksekutif tak bisa membayar untuk waktu makan siang yang lebih lama dari 10 menit saja.

Sementara mereka yang menganggur dan tak memiliki uang, memiliki waktu yang lebih longgar namun dengan simpanan uang yang hampir tidak dimiliki.

Berikut ini beberapa jenis kelangkaan:

  • Kelangkaan sumber daya alam
  • Kelangkaan sumber daya manusia
  • Kelangkaan sumber daya modal
  • Kelangkaan sumber daya kewirausahaan

Beberapa penyebab kelangkaan antara lain:

  • Kemampuan produksi yang terbatas
  • Pertumbuhan penduduk
  • Perbedaan letak geografis
  • Pandemi dan bencana alam
  • Perang

Baca juga: Apa Itu Deposit?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.