Sandiaga Uno Minta Pembangunan Borobudur Highland Dipercepat

Kompas.com - 24/06/2021, 19:54 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat wawancara program Beginu bersama Pemimpin redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho di M Bloc Market, Kamis (15/4/2021). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat wawancara program Beginu bersama Pemimpin redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho di M Bloc Market, Kamis (15/4/2021).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meminta pembangunan kawasan pariwisata Borobudur Highland dipercepat.

“Kita harapkan ini dapat menggeliatkan ekonomi, membangkitkan harapan, semangat masyarakat untuk pulih ditengah pandemi dan tantangan ekonomi,” kata Sandiaga melalui siaran pers Rabu (23/6/2021).

Sandiaga sudah menggelar rapat koordinasi membahas pembangunan kawasan pariwisata Borobudur Highland yang terletak di perbukitan Menoreh, perbatasan antara Kabupaten Kulon Progo, Provinsi D.I. Yogyakarta dengan Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Magelang di Provinsi Jawa Tengah.

Kawasan tersebut memiliki luas wilayah kurang lebih 309 hektar, terdiri dari luas lahan 50 hektar akan bersertifikat HPL (Hak Pengelolaan). Sementara, luas lahan 259 hektar dikelola dalam bentuk kerja sama antara BOB dengan Perhutani, dengan prinsip single destination, single management.

Baca juga: Kemenperin: Tidak Ada Kelangkaan Tabung Oksigen

Sandiaga mengatakan, percepatan pembangunan Borobudur Highland meliputi rencana pembangunan jalan untuk memudahkan akses menuju Borobudur Highland, serta pembangunan jalan oleh KemenPUPR pada bulan Agustus, dan ditargetkan selesai akhir tahun 2021.

Pembangunan Borobudur Highland mengusung tema cultural adventure eco-tourism, dengan ruang bagi wisatawan yang datang untuk bersantai, dengan alam yang asri dan indah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sandiaga mengatakan, untuk proyek resor diproyeksikan memiliki nilai investasi Rp 1,5 triliun, sedangkan untuk nilai infrastruktur dasar diproyeksi sebesar Rp 350 triliun.

Sandiaga juga mengusulkan percepatan pembangunan ini agar turut menghadirkan event yang berbasis eco-tourism dan sport tourism dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Sandiaga Uno: Bali Bakal Jadi Pilot Project Wisata Berbasis Vaksin



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X