KILAS

Atasi Kesenjangan Pendidikan dengan Dunia Kerja, Polteknaker Diminta Lakukan “Link and Match”

Kompas.com - 25/06/2021, 17:54 WIB
Rakor Jejaring Politeknik Ketenagakerjaan di Makassar, di hadiri oleh kepala BNN Makasar, Plt Direktuk Politeknik Ketenagakerjaan Elviandi Rusdi Ph.d,  Sekertaris disnaker Sulawesi Selatan Dra. SURAESAH, M.SI, Kepala Apindo sulawesi selatan Drs. La Tunreng, M.M, dan Ketua GNIK sulawesi Selatan Baso Alim Bahri S.Psi., M. Adm. SDA

DOK. Humas KemenakerRakor Jejaring Politeknik Ketenagakerjaan di Makassar, di hadiri oleh kepala BNN Makasar, Plt Direktuk Politeknik Ketenagakerjaan Elviandi Rusdi Ph.d, Sekertaris disnaker Sulawesi Selatan Dra. SURAESAH, M.SI, Kepala Apindo sulawesi selatan Drs. La Tunreng, M.M, dan Ketua GNIK sulawesi Selatan Baso Alim Bahri S.Psi., M. Adm. SDA

“Untuk itu, Polteknaker sebagai pelaksana pendidikan vokasional harus mampu memberi kontribusi melalui lulusan yang berkompeten, kritis dan solutif,” imbuhnya.

Dengan ketiga hal tersebut, Elviandi meyakini, para lulusan mampu menghadapi tantangan maupun peluang, sehingga bisa membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju.

Baca juga: Ingin Kerja di Lembaga Internasional? UNDP Buka Lowongan untuk Lulusan S1 dan S2 Indonesia

Ia berharap, Polteknaker dapat meningkatkan jejaring kerja sama dengan industri yang relevan melalui tiga program studinya (prodi).

Perlu diketahui, Polteknaker mempunyai tiga prodi yaitu, Diploma Empat (D4) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), D4 Relasi Industri dan D3 Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).

“Membangun jejaring antara perguruan tinggi dan dunia industri dibutuhkan untuk mendapatkan SDM yang dihasilkan agar relevan dengan kebutuhan industri,” ucap Elviandi.

Selain itu, setiap program studi harus mempresentasikan kurikulum masing-masing di depan praktisi industri. Tujuannya agar setiap kurikulum prodi mendapatkan saran dan masukan langsung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Seleksi Pendamping Guru Penggerak Terbuka untuk Praktisi Pendidikan

Elviandi menilai, jejaring tersebut sangat penting untuk terus dibangun agar kurikulum Polteknaker selalu up to date dengan perkembangan dunia Industri.

Terkait rakor, Elviandi menjelaskan, tujuan pelaksanaan kegiatan itu untuk membangun sinergitas atau jejaring kemitraan antara Polteknaker dengan dunia industri, usaha, dan dunia kerja.

“Untuk itu, Polteknaker mengundang berbagai praktisi industri dan pimpinan perusahaan.
Dengan menghadirkan pimpinan berbagai perusahaan di kota-kota besar, kami berharap akan terjadi keselarasan dan sinergisitas dunia pendidikan dan industri,” imbuh Elviandi.

Baca juga: Bangun Sinergisitas dengan Dunia Usaha, Polteknaker Adakan Rakor

Polteknaker dituntut mengikuti kebutuhan pasar

Sebagai salah satu pemegang peranan penting dalam penyiapan tenaga kerja, Polteknaker dituntut untuk selalu dapat mengikuti kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.