Rusun Pasar Rumput Bakal Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kompas.com - 26/06/2021, 12:59 WIB
Seorang pekerja beraktivitas di Rusun Pasar Rumput Jakarta, Kamis (18/7/2019). Pembangunan Rusun Pasar Rumput tersebut telah mencapai 98 persen dan siap diresmikan, sebagai salah satu cara mengatasi masalah perumahan di Ibu Kota. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO ASeorang pekerja beraktivitas di Rusun Pasar Rumput Jakarta, Kamis (18/7/2019). Pembangunan Rusun Pasar Rumput tersebut telah mencapai 98 persen dan siap diresmikan, sebagai salah satu cara mengatasi masalah perumahan di Ibu Kota.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan rumah susun (Rusun) tingkat tinggi Pasar Rumput sebagai fasilitas isolasi atau observasi pasien Covid-19.

Hal tersebut dilakukan sebagai menyusul melonjaknya kasus Covid-19 di Jakarta.

"Berdasarkan arahan Menteri PUPR kepada kami, rusun tingkat tinggi Pasar Rumput akan disiapkan sebagai tempat isolasi karena jumlah pasien Covid-19 terus meningkat," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (26/6/2021).

Saat ini, Kementerian PUPR tengah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemprov DKI Jakarta terkait pemanfaatan rusun serta pengadaan meubelair di dalam unit hunian.

Baca juga: Hong Kong Larang Penerbangan dari Indonesia, Kemenhub: Hal yang Wajar

Ditjen Perumahan juga telah menerjunkan tim monitoring yang terdiri dari Direktorat Rumah Susun dan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa I untuk mempersiapkan sejumlah fasilitas pendukungnya.

"Kami harap proses persiapan Rusun Pasar Rumput sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 bisa segera diselesaikan dalam waktu dekat. Sebab ketersediaan tempat isolasi dan perawatan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet dan rumah sakit rujukan yang hampir penuh membuat pemerintah harus menyediakan alternatif tempat isolasi," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rencananya seluruh tower rusun akan dimanfaatkan sebagai fasilitas isolasi/observasi Covid-19 dengan pengoperasian secara bertahap. Tahap pertama, menggunakan Tower 1 dimulai dari lantai 4 hingga lantai 25 dengan kapasitas 689 unit.

Lebih lanjut kata dia, untuk pemanfaatan Tower 1 sebagai fasilitas isolasi/observasi akan dilakukan pengaturan dengan memindahkan sementara aktivitas fasilitas umum lantai 1-3 yang saat ini sudah berjalan ke lokasi lain. Untuk akses masuk Tower 1 melalui lantai 3 akan dipisah atau dipasang pembatas agar tidak mengganggu aktivitas fasilitas sosial dan fasilitas umum yang berada di dua tower lainnya.

"Pemanfaatan rumah susun tahap pertama di Tower 1 direncanakan pada hari akhir bulan Juni, sedangkan pemanfaatan Tower 2 dan Tower 3 direncanakan setelah Tower 1 sudah terisi penuh," jelas dia.

Rusun Pasar Rumput memiliki luas bangunan untuk hunian 119.325 meter persegi. Sejumlah fasilitas tersedia pada rusun diantaranya pasar di lantai 1 dan 2 dengan total luas 12.433 meter persegi serta ruang kegiatan sosial di lantai dengan luas 6.302 meter persegi

Adapun unit hunian yang digunakan mulai lantai 4 hingga 25 dengan luas per unit 36 meter persegi terdiri dari ruang tamu/keluarga, ruang makan, 2 kamar tidur, toilet, kamar mandi, dan ruang servis.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Kalbe Farma Catat Jumlah Sampel Tes Naik 4 Kali Lipat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.