Dukung Vaksinasi Gotong Royong, Kimia Farma Diagnostika Kawal Vaksin Hingga Indonesia Timur

Kompas.com - 26/06/2021, 13:30 WIB

Sebelum melaksanakan vaksinasi, KFD dan bp Indonesia harus memastikan validitas data seluruh penerima vaksinasi.

“Data tersebut kemudian dikirimkan ke kami supaya nanti pada saat pelaksanaannya, kami dapat memastikan pegawai tersebut sudah masuk di data yang kami terima,” jelas Agus.

Agus juga menjelaskan bahwa KFD berencana memberikan layanan homecare untuk penderita Covid-19 mulai Juli 2021. Layanan homecare ini diharapkan dapat menjadi solusi di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia dan pasien yang melakukan isolasi mandiri (isoman).

Kirim satu tim ke timur Indonesia

Untuk menyukseskan proses vaksinasi di Indonesia Timur itu, KFD mengirim satu tim tenaga kesehatan yang terdiri dari delapan orang perempuan yang dipimpin dr Natasha Dianasari Devana. Selain mengawal vaksin, mereka juga bertindak sebagai vaksinator.

Untuk menjadi vaksinator, menurut dr Natasha, seorang tenaga medis harus sudah mengikuti training dan memiliki pengalaman menjadi vaksinator.

“Dengan begitu, vaksinator di Kilang Tangguh LNG merupakan tenaga medis yang sudah terlatih,” tutur dr Natasha dalam wawancara yang dilakukan Kompas.com, Rabu.

Sebelum memulai perjalanan dinas ke Kilang Tangguh, tim medis KFD pun harus memastikan kondisi kesehatannya. Selain itu, untuk pengamanan, mereka dipastikan sudah menerima dua dosis vaksin Covid-19. Sebab, perjalanan dinas ke Kilang Tangguh cukup menantang dan memerlukan ketahanan fisik.

Setelah melalui perjalanan 3.000 kilometer, tim medis KFD juga harus tinggal di lokasi kilang selama proses vaksinasi pekerja, yaitu 42 hari. Meski perjalanan menjangkau lokasi sungguh menantang, semangat tim KFD tidak surut.

Ia menjelaskan, karena perjalanan menuju Kilang Tangguh LNG memakan waktu yang cukup lama, tim harus benar-benar mempersiapkan semuanya dengan detail dan matang.

“Karena tim yang diturunkan tidak lebih banyak, maka kami harus melakukan pengepakan, memantau, dan menghitung Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) seperti alat suntik yang harus dikirim. Hal ini kami lakukan agar dosis dan BMHP yang kami miliki sesuai target sampai akhir,” imbuhnya.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Kendala-kendala UKM Saat Belanja Bahan Baku dari Luar Negeri

Ini Kendala-kendala UKM Saat Belanja Bahan Baku dari Luar Negeri

Whats New
Beberapa Upaya Ini Bisa Dorong Penerapan EBT untuk Mencapai Net Zero Emission

Beberapa Upaya Ini Bisa Dorong Penerapan EBT untuk Mencapai Net Zero Emission

Whats New
Penunjukkan Luhut untuk Bantu Masalah Distribusi Minyak Goreng Dinilai Tak Tepat

Penunjukkan Luhut untuk Bantu Masalah Distribusi Minyak Goreng Dinilai Tak Tepat

Whats New
Kini Bank Muamalat Punya Gerai Reksa Dana Syariah Online

Kini Bank Muamalat Punya Gerai Reksa Dana Syariah Online

Whats New
Gerakan Boikot Dunkin' Donuts Berlanjut, Tuntut 35 Karyawan Dipekerjakan Kembali

Gerakan Boikot Dunkin' Donuts Berlanjut, Tuntut 35 Karyawan Dipekerjakan Kembali

Whats New
PKT Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Perairan Bontang

PKT Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Perairan Bontang

Whats New
5 Faktor Penyebab Target Penjualan Gagal Tercapai

5 Faktor Penyebab Target Penjualan Gagal Tercapai

Smartpreneur
Inflasi RI Masih Terjaga, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Inflasi RI Masih Terjaga, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Whats New
Pengguna Livin' by Mandiri Ditargetkan Tembus 16 Juta pada Akhir 2022

Pengguna Livin' by Mandiri Ditargetkan Tembus 16 Juta pada Akhir 2022

Whats New
Menuju Equilibrium Pemasaran Tradisional dan Digital Saat Pandemi

Menuju Equilibrium Pemasaran Tradisional dan Digital Saat Pandemi

Whats New
Tjahjo Sebut 8 Aspek Perkuat Kinerja Kejaksaan, Mulai Syarat Usia Jadi Jaksa hingga Batas Pensiun

Tjahjo Sebut 8 Aspek Perkuat Kinerja Kejaksaan, Mulai Syarat Usia Jadi Jaksa hingga Batas Pensiun

Whats New
BPK Ungkap Ada 6.011 Masalah di APBN 2021, Nilainya Capai Rp 31,34 Triliun

BPK Ungkap Ada 6.011 Masalah di APBN 2021, Nilainya Capai Rp 31,34 Triliun

Whats New
Tak Hanya Tren, Fesyen Berkelanjutan Kini Jadi Kebutuhan

Tak Hanya Tren, Fesyen Berkelanjutan Kini Jadi Kebutuhan

BrandzView
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram Hingga 1 Kg

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram Hingga 1 Kg

Spend Smart
Simak Tarif dan Cara Menghitung Pajak Sarang Burung Walet

Simak Tarif dan Cara Menghitung Pajak Sarang Burung Walet

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.