Diperintah Jokowi, Kementerian ESDM Ancam Cabut 2.350 Izin Tambang

Kompas.com - 28/06/2021, 17:09 WIB
Ilustrasi tambang timah freepik.com/fineimageIlustrasi tambang timah


JAKARTA, KOMPAS.com – Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Tata Kelola Minerba, Irwandy Arif, buka-bukaan mengenai persoalan izin pertambangan di Indonesia.

Dia mengungkap adanya instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meninjau izin pertambangan yang sekarang ada di Tanah Air.

Deretan izin yang dievaluasi tersebut meliputi Izin Usaha Pertambangan (IUP), Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), hingga Kontrak Karya (KK).

Baca juga: Siapa Sebenarnya Sosok di Balik Perusahaan Tambang Emas Sangihe?

“Dari 5.600-an izin pertambangan saat ini, Presiden memerintahkan meninjau kembali 1.600 IUP, PKP2B, dan KK yang tidak berkegiatan karena ini akan merugikan negara,” ujarnya dalam webinar ‘Bincang Tambang Sangihe’ yang digelar oleh Pusat Studi Hukum ESDM IKA FH Undip, pada Jumat, 25 Juni 2021 lalu.

Irwandy Arif menambahkan, Kementerian ESDM langsung menindaklanjuti instruksi kepala negara tersebut. Dari tindak lanjut tersebut, ternyata jumlah izin yang perlu ditinjau kembali melebihi jumlah yang diminta Jokowi.

“Setelah ditindaklanjuti ternyata bukan 1.600, tapi ada 2.350,” sambungnya, sambil menjelaskan bahwa evaluasi ini sedang berjalan dan semua yang tidak bisa mengerjakan kewajibannya dengan alasan yang tidak bisa diterima maka akan dicabut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bukan 42.000 Hektar, Prospek Tambang Emas Sangihe Ternyata 4.500 Hektar

Polemik Tambang Emas Sangihe

Dalam kesempatan tersebut, dia juga buka suara mengenai kisruh penolakan izin pertambangan PT Tambang Mas Sangihe (TMS) di Sulawesi Utara.

Irwandy menjelaskan pihak kementerian terus menerima masukan dari sejumlah pemangku kepentingan dan masyarakat sampai saat ini.

Ia menjelaskan PT TMS merupakan perusahaan Kontrak Karya Generasi 6 dan telah melakukan kegiatan eksplorasi sejak 1997.

“Memang juga jadi pertanyaan dari kami kok lama betul tidak operasi? Nah ini mungkin banyak persyaratan yang harus dilengkapi dan baru kemarin keluar izin lingkungannya,” papar Irwandy.

Baca juga: Ini Profil PT Tambang Mas Sangihe yang Izinnya Ditolak Wakil Bupati

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.