Daftar Negara yang Larang Aset Kripto Bertambah, Kini Giliran Meksiko

Kompas.com - 29/06/2021, 18:34 WIB
Ilustrasi mata uang virtual atau mata uang kripto, salah satunya yakni bitcoin sky newsIlustrasi mata uang virtual atau mata uang kripto, salah satunya yakni bitcoin
Penulis Mutia Fauzia
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Meksiko menegaskan larangan penggunaan mata uang kripto dalam sistem keuangan negara tersebut.

Hal tersebut menambah panjang daftar negara yang larang mata uang digital tersebut.

Dilansir dari Coindesk, Selasa (29/6/2021), Menteri Keuangan Meksiko Arturo Herrera mengatakan, mata uang kripto bukanlah mata uang yang bisa digunakan untuk transaksi di negara tersebut.

Di sisi lain, ia juga menegaskan, aset kripto bukanlah aset yang legal diperdagangkan di Meksiko.

Baca juga: Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

"Larangan tersebut diperkirakan tidak akan dicabut dalam jangka pendek," ujar Herrera dalam presentasi di depan Gugus Tugas Aksi Keuangan atau Financial Action Task Force, sebuah kelompok anti pencucian uang global.

Pengumuman Herrera diberikan setelah sebelumnya, miliarder asal Meksiko, Ricardo Salinas Pliego mengatakan, ia tengah berupaya untuk membuat Banco Asteca, bank pertama di Meksiko, untuk menerima aset kripto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salinas sendiri merupakan Chairman dari Grupo Salinas, induk perusahaan dari bank tersebut.
Pengumuman yang diberikan oleh Herrera tidak secara eksplisit diungkapkan untuk menanggapi ungkapan Salinas. Namun, tanggapan Herrera diberikan beberapa jam setelah pengumuman dari Salinas.

Dalam keterangan bersama sepanjang empat halaman, Bank Sentral Meksiko, Kementerian Keuangan, serta Komisi Sekuritas dan Perbankan Nasional Meksiko secara spesifik menegaskan mata uang kripto bukan aset perdagangan yang legal atau mata uang yang bisa ditransaksikan di negara itu.

Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini Melemah Tipis, Aset Kripto Lain Menguat

Sebagai tambahan, regulatir pun memberi peringatan mengenai risiko penggunaan mata uang kripto.

Tiga entitas tersebut menegaskan kembali peringatan yang sebelumnya pernah diberikan pada tahun 2014, 2017, dan 2019 mengenai risiko aset kripto.

"Institusi keuangan di Meksiko tidak diizinkan untuk melayani transkasi dengan aset virtual seperti bitcoin, ether, XRP, dan lainnya," tulis keterangan resmi tersebut.

Selain itu, keterangan tertulis tersebut juga menegaskan, setiap insitusi keuangan yang tetap melayani kegaitan dengan mata uang kripto tanpa izin dianggap telah melanggar aturan dan akan dikenai sanksi.

Untuk diketahui, Meksiko merupakan basis dari Bitso, sebuah platform perdagangan mata uang kripto terbesar di Amerika Latin. Pada Mei lalu, perusahaan abru saja mendapatkan pendanaan seri C senilai 250 juta dollar AS serta mencapai valuasi 2,2 miliar dollar AS.

Baca juga: Ini Beberapa Negara yang Larang Mata Uang Kripto Bitcoin Dkk



Sumber CoinDesk
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.