KILAS

Dukung Pengembangan Hortikultura, Guru Besar IPB: Bisa Jadi Cash Crop

Kompas.com - 29/06/2021, 21:21 WIB

Adapun untuk pengembangan kampung hortikultura, dikatakan Firdaus, merupakan program yang sangat tepat. Pasalnya program ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan dari budi daya yang dilakukan oleh petani hortikultura.

Baca juga: Kementan Raih WTP, Mentan SYL: Kami Ada di Jalan yang Benar

"Program ini juga menyadari skala pengusahaan oleh petani yang kecil-kecil, maka pengembangan mulai dari registrasi sampai ke peningkatkan kualitas hasil dilakukan dalam suatu wilayah, yang dapat bersifat bukan hamparan," katanya.

Generasi muda penggerak pertanian

Sementara itu, Kepala Tani Center Institut Pertanian Bogor (IPB) Hermanu Triwidodo mengaku optimistis dengan semua pendekatan yang ada, termasuk melalui program pendidikan vokasi di berbagai perguruan tinggi.

"Saya selalu kagum dengan anak muda. Mereka itu kalau berani bertani selalu ada sesuatu yang membanggakan dan membahagiakan. Karena itu saya setuju dan akan mendorong lahirnya anak muda 4.0 dan saya yakin mereka bukan pemalas," katanya.

Menurut Hermanu, peranan generasi muda dalam sektor pertanian memang tak bisa dianggap remeh. Terlebih, mereka memiliki keberanian tinggi dalam menghadapi risiko besar saat terjun langsung dalam sektor pertanian.

Baca juga: Kementan Targetkan Realisasi Serapan Anggaran Capai 40 Persen hingga Akhir Juni

"Anak muda yang berani bertani itu selalu peduli dengan keadaan sekitar. Mereka akan selalu peduli ketika sektor pertanian mulai ditinggalkan. Jadi saya yakin pertanian itu akan jaya karena ada anak-anak muda," katanya.

Ia menilai, generasi muda atau petani milenial memiliki sikap petarung yang selalu tidak takut berpikir. Mereka berani karena dalam setiap pemikiranya adalah keberhasilan dan kesuksesan.

"Saya bilang kalau anak muda berani bertani itu bisa mengubah segalanya. Anak muda itu orang-orang yang tidak takut berpikir nyeleneh. dia berani bertani karena saingannya sedikit. memang tidak mudah, tapi dia tidak takut," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa dirinya yakin akan tangan terampil generasi milenial.

Baca juga: Bangun Food Estate Hortikultura di Jawa, Kementan Survei 2 Daerah Ini

Menurut dia, generasi muda dianggap mampu mengendalikan pemanfaatan teknologi digital guna memenuhi kebutuhan nasional dan memenuhi permintaan global.

"Saya kira anak muda itu akan lebih berperan dan memberi energi untuk pertanian kita. Apalagi yang dilakukan mereka ini bukan hanya sebatas membuka akses pasar, tetapi juga bagian dari upaya membuka lapangan pekerjaan di bidang pertanian," tutupnya.

Sebagai informasi, Kementan saat ini terus menargetkan pencetakan 2,5 juta petani milenial hingga 2024 mendatang.

Program tersebut dilakukan Kementan melalui berbagai pendidikan vokasi hingga berbagai pendampingan teknis maupun strategis.

Baca juga: Porang Jadi Komoditas Super Prioritas, Kementan Dorong Petani Mengembangkannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resesi Global di Depan Mata, Waktunya Kurangi Investasi dan Simpan Uang Tunai?

Resesi Global di Depan Mata, Waktunya Kurangi Investasi dan Simpan Uang Tunai?

Whats New
Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

Whats New
Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

Whats New
Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

Whats New
BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

Whats New
Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

Whats New
Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

Whats New
Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

Whats New
Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

Whats New
Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

Whats New
Cara Cetak Kartu ASN Virtual BKN secara Online

Cara Cetak Kartu ASN Virtual BKN secara Online

Whats New
Pimpin Sidang Pertemuan AMM G20, Mentan SYL: Kolaborasi adalah Kunci Atasi Tantangan

Pimpin Sidang Pertemuan AMM G20, Mentan SYL: Kolaborasi adalah Kunci Atasi Tantangan

Rilis
Indodax: Minat Investasi Kripto Tinggi, tapi Literasi Masih Jadi Tantangan

Indodax: Minat Investasi Kripto Tinggi, tapi Literasi Masih Jadi Tantangan

Whats New
Ultah ke-75, Luhut: Baru di Masa Presiden Jokowi Saya Mampu Mengabdi secara Konkret...

Ultah ke-75, Luhut: Baru di Masa Presiden Jokowi Saya Mampu Mengabdi secara Konkret...

Whats New
KB Bukopin Gandeng PPA Kelola Aset Berkualitas Rendah Rp 1,3 Triliun

KB Bukopin Gandeng PPA Kelola Aset Berkualitas Rendah Rp 1,3 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.