Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Di E-commerce, Harga Obat Ivermectin Capai Rp 530.000 Per Setrip

Kompas.com - 30/06/2021, 08:53 WIB
Kiki Safitri,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Obat cacing Ivermectin disebut-sebut bisa membantu terapi pencegahan Covid-19. Hal tersebut sempat disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir beberapa waktu lalu.

Bahkan Erick juga menyebut harga Ivermectin sangat murah hanya Rp 5.000 sampai Rp 7.000 per tablet.

"Saya tegaskan, ini bukan obat Covid-19, tapi untuk terapi Covid-19, dengan kapasitas produksi 4 juta sebulan, ini menjadi solusi bagi pengobatan Covid-19 secara menyeluruh,” kata Erick beberapa waktu lalu.

Baca juga: Begini Cerita Susi Pudjiastuti soal Ivermectin

Berdasarkan penelusuran Kompas.com di beberapa e-commerce atau marketplace pada Rabu (30/6/2021), harga Ivermectin dibanderol jauh di atas harga yang disampaikan Erick Thohir.

Di Shopee misalnya, harga per setrip (isi 10 tablet) produk dengan merek dagang Ivermax 12 mg tersebut ada yang dibanderol hingga Rp 530.000. Namun, kebanyakan seller mematok harga Rp 200.000-an hingga Rp 350.000-an.

Salah satu toko dengan penjualan Ivermax paling laris di Shopee mamatok harga obat dengan izin edar sebagai obat cacing itu Rp 299.999. Seller tersebut sudah menjual 290 Ivermax.

Sementara itu, di Tokopedia, obat Ivermax dibanderol dengan harga tertinggi Rp 425.000 per setrip. Rata-rata harga penjualan produk Ivermax di Tokopedia mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 350.000 per setrip. Produk dengan harga Rp 250.000 paling laris dibeli dengan total transaksi 305 pembeli.

Baca juga: Siapkan Obat Terapi Murah Untuk Covid-19, Pemerintah Percepat Uji Klinis Ivermectin

Adapun di Bukalapak, produk Ivermax dijual dengan kisaran harga Rp 260.000 sampai Rp 400.000 per setrip.

Adapun lokasi toko online tersebut mayoritas berada di Jakarta. Selebihnya berada di Tangerang, Bandung, Surakarta, Surabaya, Jombang, Pasuruan, dan Situbondo.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat Makanan (BPOM) menyetujui pelaksanaan uji klinik obat cacing Ivermectin untuk obat Covid-19.

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, persetujuan uji klinis Ivermectin sebagai obat untuk Covid-19 ditetapkan berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Ada juga guideline dari WHO, dikaitkan dengan Covid-19 treatment yang merekomendasikan Ivermectin dapat digunakan dalam kerangka uji klinik," kata Penny saat siaran pers yang ditayangkan melalui YouTube BPOM, Senin (28/6/2021).

Ia mengatakan, data-data epidemiologi dan publikasi global telah menunjukkan bahwa Ivermectin berpotensi digunakan untuk penanggulangan Covid-19.

Penny mengatakan, uji klinik dilakukan di delapan rumah sakit, yaitu RS Persahabatan, RSPI Sulianti Saroso, RS Soedarso Pontianak, RS Adam Malik Medan, RSPAD Gatot Soebroto, RSAU Esnawan Antariksa, RS Suyoto, dan RSD Wisma Atlet.

Baca juga: IDI Dukung Uji Coba Ivermectin sebagai Obat Terapi Covid-19

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com