Kemkominfo Minta Industri Segera Aplikasikan Teknologi 5G

Kompas.com - 30/06/2021, 15:56 WIB
Ilustrasi 5G SHUTTERSTOCKIlustrasi 5G

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meminta industri operator seluler mengadopsi teknologi 5G dari teknologi 4G.

Direktur Jenderal Penyelenggaan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M Ramli mengatakan, pandemi Covid-19 telah mendorong perlunya industri mengadopsi teknologi itu.

"Kalau berangkat dari teknologi 4G ke 5G maka sebetulnya kami mendorong yang pertama bisa memanfaatkan secara efisien dan masif itu adalah industri. Kalau industri bisa memanfaatkan ini lebih dulu, ini akan sangat bagus," kata Ramli dalam siaran pers, Rabu (30/6/2021).

Baca juga: ICT Institute: Teknologi 5G Dorong Pertumbuhan Smart City

Ramli mengakui, tidak mudah mengadopsi teknologi 5G. Persiapan jaringan telekomunikasi yang dapat mentransfer data lebih besar dan lebih cepat ini memang menjadi tantangan bagi perusahaan operator layanan telekomunikasi.

Ada beberapa isu-isu yang perlu diselesaikan, seperti isu machine to machine, human to machine, artificial intelligent, dan penggunaan komunikasi yang bisa menggerakkan robotik.

Kendati demikian kata Ramli, pemerintah melalui regulasi yang ada saat ini maupun UU Cipta Kerja telah menerapkan prinsip teknologi netral.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Oleh karena itu semua spektrum yang telah dilisensikan pada operator boleh gunakan dengan teknologi apapun. Jadi tidak perlu lagi meminta izin teknologi baru, frekuensi baru ketika memasukkan 5G sebagai bagian dengan memanfaatkan spektrum yang ada," tutur Ramli.

Melalui UU Cipta Kerja, pemerintah mendorong network sharing, yakni satu operator dapat menggunakan infrastruktur operator lain. Dua operator ini bahkan bisa saling bekerjasama untuk penggunaan frekuensi.

Baca juga: Sambut 5G, Anak Usaha Telkom Akan Bertransformasi Jadi Perusahaan Infrastruktur Digital

Di sisi lain, pemerintah tidak akan switch off layanan 4G karena dinilai dapat berjalan bersamaan.

Kominfo mencatat, 96 persen pengguna ponsel pintar (smartphone) di Nusantara menggunakan jaringan 4G.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.