KILAS

Dongkrak Pertanian Produktivitas, Kementan Realisasikan Program Pembangunan Jalan

Kompas.com - 01/07/2021, 17:06 WIB
Kementan menjalankan program pembangunan jalan pertanian untuk mendongkrak produktivitas. DOK. Humas KementanKementan menjalankan program pembangunan jalan pertanian untuk mendongkrak produktivitas.

KOMPAS.com – Direktur Jenderal Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Ali Jamil mengatakan, pihaknya terus meningkatkan produktivitas pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh rakyat Indonesia.

Oleh karenanya, Direktorat Jenderal (Ditjen) PSP menjalankan program pembangunan jalan pertanian untuk mendongkrak produktivitas sebagai bagian dari upaya mendorong pemulihan ekonomi nasional yang terdampak Covid-19.

"Sebagai bagian dari pemulihan perekonomian nasional, Ditjen PSP menyalurkan bantuan, salah satunya melalui wujud pembangunan jalan pertanian di berbagai daerah dengan pengupayaan tenaga kerja padat karya," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (1/7/2021).

Ali menyebutkan, saat ini Kementan menargetkan seribu titik pembangunan jalan pertanian di seluruh penjuru nusantara.

Baca juga: Peringati Hari Krida Pertanian Ke-49, Mentan SYL: Petani Itu Keren, Bertani Itu Hebat

"Pembangunan jalan pertanian ini meliputi budidaya tanaman pangan, hortikultura, peternakan, dan perkebunan," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ali menambahkan, ada tiga ketentuan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan program terebut, yakni lahan harus clear and clean, status lahan jelas, dan terdapat petani penerima manfaat.

Untuk spesifikasinya, lanjutnya, dimensi lebar badan jalan minimal dua meter (m) yang dapat dilalui kendaraan roda tiga.

"Untuk dimensi jalan seperti bahu jalan, badan jalan, gorong-gorong, jembatan, saluran drainase dan lainnya disesuaikan dengan kondisi lokasi. Prinsipnya, pembangunan jalan pertanian ini mampu memangkas biaya produksi pertanian," tegasnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebelumnya menjelaskan, pembangunan jalan pertanian dapat memangkas biaya produksi yang dikeluarkan petani dalam membudidayakan pertanian.

Baca juga: Berkat RJIT Kementan, Produktivitas Petani di Sukabumi Meningkat Pesat

"Pembangunan jalan pertanian ini sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional, yakni menyediakan pangan bagi seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani, dan menggenjot produktivitas," terangnya.

Salah satu penerima manfaat pembangunan jalan pertanian Kementan adalah Kelompok Tani Huyula di Desa Modelidu, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Pembangunan jalan pertanian di sini memudahkan petani dalam budidaya pertanian mereka. Penjualan hasil budidaya pertanian pun semakin mudah dilakukan lantaran akses yang semakin memungkinkan.

Tak hanya itu, pembangunan jalan pertanian itu juga meringankan beban Kelompok Tani Huyula, sehingga produktivitas pertanian dan kesejahteraan meningkat.

Baca juga: Kembangkan Korporatisasi Petani, KemenkopUKM Gandeng Kementan dan IPB



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.