Kementerian BUMN Buka 127 Formasi CPNS 2021 untuk Lulusan S1

Kompas.com - 03/07/2021, 12:00 WIB
Logo Kementerian BUMN Kementerian BUMNLogo Kementerian BUMN

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka 127 formasi dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2021.

Formasi tersebut terdiri dari 107 formasi umum, 15 cumlaude, 3 disabilitas dan 2 putra/putri Papua & Papua Barat.

Hal tersebut diketahui berdasarkan Pengumuman Nomor: PENG-01/PANSELCPNS.MBU/2021 Tentang Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian BUMN Tahun Anggaran 2021.

Baca juga: Simak, Ini Daftar Formasi CPNS 2021 untuk Lulusa S1

Berikut rincian formasi CPNS 2021 Kementerian BUMN:

  • Ahli Pertama - Penata Kelola Perusahaan Negara

Untuk posisi ini, jumlah formasi yang dibuka sebanyak 66 yang terdiri dari 55 formasi umum, 10 cumlaude dan 1 putra/putri Papua & Papua Barat. Nantinya peserta yang lolos seleksi akan di tempatkan di unit kerja wakil menteri I dan wakil menteri II.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah lulusan S1 jurusan Akuntansi / Manajemen / Ilmu Akuntansi /Akuntansi Keuangan / Akuntansi Manajemen / Sistem Informasi Akuntansi /Ilmu Manajemen / Manajemen Bisnis /Manajemen Keuangan / Manajemen Perbankan / Administrasi / Administrasi Bisnis / Administrasi Keuangan / Ilmu Administrasi / Teknik Industri / Teknologi Industri / Logistik / Teknik Logistik /Manajemen Logistik / Logistik Bisnis /Kewirausahaan / Hukum / Hukum Administrasi Negara / Hukum dan Tata Negara / Hukum Bisnis / Hukum Ekonomi /Ilmu Hukum / Hukum Perdata / Hukum Umum / Manajemen SDM / Manajemen Organisasi.

  • Ahli Pertama - Penata Kelola Perusahaan Negara

Untuk posisi ini, jumlah formasi yang dibuka sebanyak 28 yang terdiri dari 24 formasi umum, 3 cumlaude dan 1 disabilitas. Nantinya peserta yang lolos seleksi akan di tempatkan di unit kerja Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Resiko.

Adapun kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah lulusan S1 jurusan Akuntansi / Manajemen / Ilmu Akuntansi /Akuntansi Keuangan / Akuntansi Manajemen / Sistem Informasi Akuntansi /Ilmu Manajemen / Manajemen Bisnis /Manajemen Keuangan / Manajemen Perbankan / Administrasi / Administrasi Bisnis / Administrasi Keuangan / Ilmu Administrasi / Teknik Industri / Teknologi Industri / Logistik / Teknik Logistik /Manajemen Logistik / Logistik Bisnis /Kewirausahaan / Hukum / Hukum Administrasi Negara / Hukum dan Tata Negara / Hukum Bisnis / Hukum Ekonomi /Ilmu Hukum / Hukum Perdata / Hukum Umum / Manajemen SDM / Manajemen Organisasi.

  • Ahli Pertama - Penata Kelola Perusahaan Negara

Untuk posisi ini, jumlah formasi yang dibuka sebanyak 12 yang terdiri dari 9 formasi umum, 1 cumlaude, 1 putra/putri Papua & Papua Barat dan 1 disabilitas. Nantinya peserta yang lolos seleksi akan di tempatkan di unit kerja Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan.

Adapun kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah lulusan S1 jurusan Akuntansi / Manajemen / Ilmu Akuntansi /Akuntansi Keuangan / Akuntansi Manajemen / Sistem Informasi Akuntansi /Ilmu Manajemen / Manajemen Bisnis /Manajemen Keuangan / Manajemen Perbankan / Administrasi / Administrasi Bisnis / Administrasi Keuangan / Ilmu Administrasi / Teknik Industri / Teknologi Industri / Logistik / Teknik Logistik /Manajemen Logistik / Logistik Bisnis /Kewirausahaan / Hukum / Hukum Administrasi Negara / Hukum dan Tata Negara / Hukum Bisnis / Hukum Ekonomi /Ilmu Hukum / Hukum Perdata / Hukum Umum / Manajemen SDM / Manajemen Organisasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X