Bos Samator Group Arief Harsono Meninggal Dunia, Berikut Profilnya

Kompas.com - 03/07/2021, 12:03 WIB
Dari kiri ke kanan Nanang Masbudi (perwakilan Polri), Machfud Nurcahyadi (pemain Surabaya Bhayangkara Samator), Aristo Kristandyo (Group Head of Marketing Beverages PT Sayap Mas Utama Wingsgroup), dan Presiden Klub Bhayangkara Samator, Arief Harsono berpose seusai konferensi pers di Hotel Balava, Malang, Jumat (27/1/2017). DELIA MUSTIKASARI/JUARA.NETDari kiri ke kanan Nanang Masbudi (perwakilan Polri), Machfud Nurcahyadi (pemain Surabaya Bhayangkara Samator), Aristo Kristandyo (Group Head of Marketing Beverages PT Sayap Mas Utama Wingsgroup), dan Presiden Klub Bhayangkara Samator, Arief Harsono berpose seusai konferensi pers di Hotel Balava, Malang, Jumat (27/1/2017).
  • Ketum Persatuan Umat Buddha Indonesia
  • Ketum Asosiasi Gas Industri Indonesia
  • Ketua APINDO DPP Jatim
  • Ketum DPP Walubi
  • Ketua STAB Maitreyawira
  • Ketua DPP Majelis PBMI
  • Ketum Pengurus Pusat LPTGN & Wakil Ketum IV PBVSI.

Hermanto Tanoko juga mengungkapkan perbincangannya dengan Arief Harsono tentang Covid-19. Dia menyebut, pada 25 Juni sempat berbincang mengenai kecukupan oksigen.

"Kelihatan akan naik terus sampai pertengahan Juli memang seluruh Produsen Oxygen kewalahan terbentur akan Tabung Gas dan transport. Jadi beberapa minggu ini saya banyak sibuk koordinasi kekurangan Oxygen di RS Jabar, Jateng dan Jatim sehingga agak kelupaan waktu istirahat," demikian jawaban Arief yang ditirukan Hermanto Tanoko.

Menurut Hermanto Tanoko, Arief Harsono adalah seorang pahlawan.

"Kita semua telah kehilangan seorang Pahlawan yang telah berjibaku memenuhi keperluan Oksigen di Indonesia, bahkan bulan lalu dengan beberapa pengusaha telah menyumbang 5 kontainer Tabung Gas Oksigen ke India. Berkat kegigihannya, Indonesia sudah mandiri di bidang Oksigen,” tegasnya.

Baca juga: Profil Ari Kuncoro, Rektor UI yang Merangkap Komisaris Bank BRI

“Terima kasih dan Selamat jalan sahabat, partner, tokoh panutan yg luar biasa Bapak Arief Harsono, beliau telah membantu ribuan masyarakat program vaksinasi dan setiap hari sibuk koordinasi alokasi Oksigen dengan berkeliling ke seluruh RS di Indonesia,” sambungnya.

Samator Group dan Arief Harsono

Samator Group adalah perusahaan yang berdiri pada tanggal 22 Juli 1975. Pada awalnya, PT Samator hanyalah pabrik penghasil gas acetylene yang kecil.

Setelah menginjak usia 37 tahun, Samator berubah menjadi perusahaan gas yang memiliki 60 cabang di Indonesia.

Hal ini tidak lepas dari peran Arief Harsono, sang nahkoda kapal dari Samator yang dijuluki Bapak Oksigen Indonesia.

Baca juga: Lily Soeryadjaya, Istri Pendiri Astra International, Meninggal Dunia

Berikut profil Arief Harsono selengkapnya.

Jabatan:

  • Presiden Komisaris PT Aneka Gas Industri
  • Presiden Komisaris PT Satya Adhika Bhakti Multi Finance
  • Presiden Komisaris PT Samator Gas Industri

Pendidikan:

  • Universitas Gadjah Mada (S1)
  • Universitas Gadjah Mada (S2)

Organisasi:

  • KETUA Majelis Maitreya Buddhis Indonesia
  • KETUA Majelis Buddhis Indonesia Assn
  • KETUA Gas Industri Indonesia Assn

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Biodata Arief Harsono Bos Samator Group yang Meninggal Dunia, Bapak Oksigen Indonesia yang Dermawan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.