KKP Buka 521 Kuota Formasi PPPK Tahun 2021, Ini Syaratnya

Kompas.com - 03/07/2021, 13:09 WIB
Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan. TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHANGedung Kementerian Kelautan dan Perikanan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan mengumumkan kuota kebutuhan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja PPPK) di lingkungan KKP.

Mengutip dokumen resminya, Sabtu (3/6/2021) ada 5 jabatan dengan kebutuhan mencapai 521 orang PPPK tahun ini.

Rinciannya 53 kuota Ahli Pertama Pengelola Produksi Perikanan Tangkap, 16 kuota Ahli Pertama Pengendali Hama dan Penyakit Ikan, dan 398 kuota Ahli Pertama Penyuluh Perikanan.

Kemudian 40 kuota Pelaksana Pemula Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap dan 14 kuota Pelaksana/Terampil Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap.

Baca juga: KKP Buka 521 Kuota Formasi PPPK, Simak Rinciannya

Persyaratan khusus:

- Usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 57 tahun saat mendaftar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Berpengalaman minimal 3 tahun secara berturut-turut pada jabatan yang dilamar

- Berpengalaman dalam bidang kelautan dan perikanan

- Bagi pelamar yang berpengalaman di instansi pusat, dibuktikan dengan Surat Keterangan di instansi pusat, minimal ditandatangani oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang membidangi kelautan dan perikanan dan SK pengangkatan pelamar.

- Bagi pelamar yang berpengalaman di instansi daerah, dibuktikan dengan surat keterangan dari instansi daerah yang minimal ditandatangani oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang membidangi kelautan dan perikanan dan disetujui oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang membidangi SDM, serta dibuktikan dengan SK pengangkatan.

Baca juga: Kementerian PAN-RB Buka 83 Formasi CPNS dan PPPK, Simak Syaratnya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Tengah Pandemi, Kinerja BPR dan BPRS Tetap Moncer

Di Tengah Pandemi, Kinerja BPR dan BPRS Tetap Moncer

Whats New
Jumlah BPR Terus Menyusut, Ini Penyebabnya

Jumlah BPR Terus Menyusut, Ini Penyebabnya

Whats New
Cabai Naik, Simak Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Cabai Naik, Simak Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Spend Smart
Targetkan Nol Emisi pada 2060, Menko Airlangga: Kuncinya Maksimalkan Teknologi Hijau

Targetkan Nol Emisi pada 2060, Menko Airlangga: Kuncinya Maksimalkan Teknologi Hijau

Whats New
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Whats New
Ekonomi Digital Tiap Daerah Tidak Merata, Ini Sebabnya

Ekonomi Digital Tiap Daerah Tidak Merata, Ini Sebabnya

Whats New
Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan CIMB Niaga

Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan CIMB Niaga

Whats New
Kekhawatiran Omicron Mereda, IHSG dan Rupiah Awal Sesi Kompak Menguat

Kekhawatiran Omicron Mereda, IHSG dan Rupiah Awal Sesi Kompak Menguat

Whats New
KSPI: Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember 2021 Tetap Dilakukan

KSPI: Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember 2021 Tetap Dilakukan

Whats New
Besok Diblokir, Segera Tukarkan Kartu ATM Magnetik BCA Anda!

Besok Diblokir, Segera Tukarkan Kartu ATM Magnetik BCA Anda!

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Dari Rugi, Laba Bersih INOV Meroket 253,6 Persen pada Kuartal III-2021

Dari Rugi, Laba Bersih INOV Meroket 253,6 Persen pada Kuartal III-2021

Whats New
Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Omicron, Luhut: Kita Hanya Perlu Waspada...

Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Omicron, Luhut: Kita Hanya Perlu Waspada...

Whats New
Kekhawatiran akan Omicron Reda, IHSG Lanjutkan Kenaikan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kekhawatiran akan Omicron Reda, IHSG Lanjutkan Kenaikan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Dari Tantangan hingga Solusi, Begini Cara Adaptasi Industri Manufaktur di Era New Normal

Dari Tantangan hingga Solusi, Begini Cara Adaptasi Industri Manufaktur di Era New Normal

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.