Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Milenial Bisa Ajukan KPR, Simak Tata Cara dan Syarat Utamanya

Kompas.com - 03/07/2021, 14:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di bank bisa dibilang susah-susah gampang.

Pasalnya ada beberapa bank yang mensyaratkan status pernikahan hingga jumlah penghasilan untuk mengajukan KPR. Tentu, milenial yang baru mulai bekerja jadi pesimis lebih dulu.

Tapi, tidak semua persyaratan harus seperti itu. Milenial juga bisa mempertimbangkan KPR sebagai salah satu opsi untuk memiliki rumah. Utamanya jika rencana menabung selalu terasa jauh karena harga KPR berkejaran tiap tahun.

Baca juga: Pahami 7 Perbedaan KPR Subsidi dan Nonsubsidi Sebelum Beli Rumah

"Saat ini, sudah ada banyak program yang bisa dicoba untuk membantu milenial dalam membeli sebuah rumah, salah satunya adalah KPR yang dikhususkan untuk anak muda," kata Customer Solutions Retail Loan Division Head OCBC NISP, Rudy Sutjiawan, dalam siaran pers, Sabtu (3/7/2021).

Namun sebelum itu, simak dahulu apa yang perlu kamu persiapkan dan pertimbangkan untuk pengajuan KPR agar tidak menjadi beban bulanan. Pertimbangan meliputi syarat, bunga, hingga simulasi cicilan.

1. Perhatikan syarat penghasilan

Pengajuan KPR tentu memiliki beberapa syarat. Syarat utama adalah memiliki kemampuan membayar angsuran kredit sampai lunas. Bank akan memperhatikan hal tersebut.

Bank mengindentifikasi penghasilanmu dengan meminta bukti penghasilan, bisa berupa slip gaji atau SPT tahunan. Kamu juga akan diminta untuk memberikan rekening bank selama 3-6 bulan terakhir.

"Rekening bank sangat penting sehingga pastikan bahwa semua transaksi penghasilan kamu dilakukan melalui Bank," tutur Rudy.

2. Siapkan dokumen

Selain penghasilan, bank juga memiliki kriteria tertentu untuk mendapat KPR, salah satu kriteria tersebut adalah usia. Usia minimum pengajuan KPR adalah 21 tahun.

Selain itu, ada beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan, termasuk data-data penghasilan dan data-data pribadi maupun pasangan jika sudah menikah.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melesat 29,11 Persen, Bank DKI Kantongi Laba Bersih Rp 939,11 Miliar di 2022

Melesat 29,11 Persen, Bank DKI Kantongi Laba Bersih Rp 939,11 Miliar di 2022

Rilis
Aprindo: Tutupnya Gerai Makanan dan Minuman adalah Keniscayaan karena Tidak Adaptif

Aprindo: Tutupnya Gerai Makanan dan Minuman adalah Keniscayaan karena Tidak Adaptif

Whats New
Fluktuatif, IHSG Sesi I Ditutup Naik Tipis

Fluktuatif, IHSG Sesi I Ditutup Naik Tipis

Whats New
Persiapan Ramadhan 2023, Bapanas Minta Bulog dan ID Food Percepat Impor Daging Sapi

Persiapan Ramadhan 2023, Bapanas Minta Bulog dan ID Food Percepat Impor Daging Sapi

Whats New
IBK Indonesia Akan Right Issue Senilai Rp 1,2 Triliun

IBK Indonesia Akan Right Issue Senilai Rp 1,2 Triliun

Whats New
Nasabah Keluhkan Aplikasi M-BCA Error, BCA: Kini Sudah Normal

Nasabah Keluhkan Aplikasi M-BCA Error, BCA: Kini Sudah Normal

Whats New
Aprindo Bantah Gerai Transmart Tutup karena Bangkrut

Aprindo Bantah Gerai Transmart Tutup karena Bangkrut

Whats New
Gelar IPO, Hillcon Kelebihan Permintaan 1,3 Kali

Gelar IPO, Hillcon Kelebihan Permintaan 1,3 Kali

Whats New
Cerita dari Negeri Kaya Sawit, Harga Minyak Goreng yang Terus Digoreng

Cerita dari Negeri Kaya Sawit, Harga Minyak Goreng yang Terus Digoreng

Whats New
Aprindo Bantah Ritel Jadi Penyebab Minyakita Langka

Aprindo Bantah Ritel Jadi Penyebab Minyakita Langka

Whats New
Kreditur Tolak Putusan Perdamaian, Bos Garuda: Kami Belum Menerima Pemberitahuan Resmi dari Pengadilan

Kreditur Tolak Putusan Perdamaian, Bos Garuda: Kami Belum Menerima Pemberitahuan Resmi dari Pengadilan

Whats New
Terbukti Mengemplang Pajak, Perusahaan di Bantul Kena Denda Rp 93,56 Miliar

Terbukti Mengemplang Pajak, Perusahaan di Bantul Kena Denda Rp 93,56 Miliar

Whats New
Dapat Restu Luhut, Tarif Baru Masuk Borobudur Diperkirakan Rp 150.000

Dapat Restu Luhut, Tarif Baru Masuk Borobudur Diperkirakan Rp 150.000

Spend Smart
Masyarakat Menjerit, Pemerintah Putar Otak Atasi Lonjakan Harga dan Stok MinyaKita

Masyarakat Menjerit, Pemerintah Putar Otak Atasi Lonjakan Harga dan Stok MinyaKita

Whats New
Sudah Impor tapi Beras Masih Mahal, Pemerintah Beberkan Alasannya

Sudah Impor tapi Beras Masih Mahal, Pemerintah Beberkan Alasannya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+