Ingin Diterima Kerja? Pakai 6 Strategi Ini saat Interview

Kompas.com - 03/07/2021, 15:30 WIB
Ilustrasi wawancara kerja. FREEPIK/KATEMANGOSTARIlustrasi wawancara kerja.

KOMPAS.com - Wawancara kerja (interview) adalah satu tahapan penting untuk mendapatkan pekerjaan. Di mana kamu akan berkomunikasi dengan pewawancara.

Komunikasi ini banyak caranya. Ada yang bertemu langsung, via video call atau telepon. Umumnya dalam tahap wawancara kerja, kamu akan diberondong dengan berbagai pertanyaan.

Selanjutnya jawaban yang kamu berikan dapat menjadi pertimbangan pewawancara dalam mengambil keputusan. Oleh karena itu, kamu harus mampu menunjukkan atau menonjolkan sesuatu yang ada dalam diri agar dilirik pewawancara.

Ini yang disebut mempromosikan diri. Layaknya orang jualan, mempromosikan barang dagangannya supaya pembeli tertarik.

Tetapi saat wawancara kerja, kamu mempromosikan atau “menjual diri” di depan pewawancara. Berikut cara mempromosikan atau ‘menjual diri’ ketika wawancara kerja, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Berpenampilan necis dan sopan

Namanya mau interview kerja, berpakaian yang rapi. Busana yang dikenakan tidak harus baru, tetapi terlihat bersih dan rapi.

Baju dan celana atau rok disetrika, sehingga tidak nampak kusut, kumel, dan kucel. Gunakan aksesoris dan riasan minimalis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jangan menor bagi pelamar wanita. Rok pun tidak terlalu pendek. Sebaiknya di bawah lutut.

Semprot parfum secukupnya agar badan wangi dan segar, serta menunjang penampilan. Jangan berlebihan, karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Penampilan mencerminkan kepribadianmu. Jika penampilan atau berpakaian asal-asalan menunjukkan kepribadian yang asal-asalan pula. Ini bisa menjadi satu poin minus di mata pewawancara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X