Kemenhub: Sopir Truk Jakarta-Bali Tidak Wajib Punya Sertifkat Vaksin

Kompas.com - 03/07/2021, 19:20 WIB
Ilustrasi vaksin Johnson & Johnson menunjukkan efikasi terhadap varian Delta. Vaksin dosis tunggal ini memberikan perlindungan yang bertahan lama dengan respons antibodi yang tidak berkurang. SHUTTERSTOCK/Vladimka productionIlustrasi vaksin Johnson & Johnson menunjukkan efikasi terhadap varian Delta. Vaksin dosis tunggal ini memberikan perlindungan yang bertahan lama dengan respons antibodi yang tidak berkurang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan menerapkan beberapa aturan terkait pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung mulai hari ini hingga 20 Juli 2021.

Salah satunya untuk para sopir truk yang melintasi Jawa-Bali.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, sopir truk yang melintasi Jawa-Bali tidak diwajibkan memiliki sertifikat vaksinasi Covid-19. Akan tetapi, mereka tetap diarahkan untuk divaksin.

Baca juga: Masyarakat Saat PPKM Darurat Wajib Bawa Kartu Vaksin, Bagaimana yang Belum Vaksinasi?

"Pengemudi logistik atau truk dari dan ke pulau Jawa dan pulau Bali untuk sertifikat vaksin tidak diwajibkan. Namun dalam SE pengemudi truk dan awak diarahkan untuk vaksin," ujar Budi dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (3/7/2021).

Ia mengatakan, terminal dan rest area akan digunakan sebagai tempat vaksinasi Covid-19 untuk sopir truk sebelum Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni.

"Tadi kami sudah koordinasi dengan Satgas dan Kemenkes nanti didirikan beberapa tempat. Saya usulkan ada 38 terminal dan di beberapa rest area sebelum dermaga Merak dan sebelum dermaga Bakauheni. Mudah mudahan cepat direalisasikan, sehingga pengemudi truk yang belum vaksin bisa vaksin," ungkap Budi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia berharap dengan adanya penerapan ini bisa mengurangi dampak dari penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

Perlu diketahui, sebelumnya, Kementerian Perhubungan menerbitkan pedoman bepergian menggunakan transportasi di saat PPKM Darurat.

Baca juga: Aturan PPKM Darurat: Naik Pesawat, Bus, dan Kereta Wajib Pakai Kartu Vaksin

Pedoman tersebut tertera dalam surat edaran tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi di masa pandemi Covid-19 di masa penerapan PPKM Darurat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.