Sartono
Asesor SDM Aparatur

Asesor SDM Aparatur, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementerian Keuangan RI

 

Memahami Seleksi PPPK dan CPNS pada Masa Pandemi, Saatnya Unjuk Kompetensi

Kompas.com - 05/07/2021, 07:48 WIB
Peserta mengikuti ujian seleksi calon pegawai negeri sipil Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Jakarta, Senin (9/10/2017). Profesi PNS tidak menjadi pilihan pertama mayoritas anak muda yang kini masih berstatus mahasiswa. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOPeserta mengikuti ujian seleksi calon pegawai negeri sipil Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Jakarta, Senin (9/10/2017). Profesi PNS tidak menjadi pilihan pertama mayoritas anak muda yang kini masih berstatus mahasiswa.

Panitia seleksi perlu untuk melakukan langkah-langkah guna meminimalkan segala risiko yang dapat ditimbulkan dari proses seleksi yang akan melibatkan massa dalam jumlah besar ini.

Pertama, perlu ditegaskan kepada para pengantar bahwa mereka hanya diperbolehkan drop-off saja, dan peserta dapat dijemput setelah tes selesai. Kerja sama dengan aparat terkait juga diperlukan untuk mengatur kelancaran lalu lintas yang akan terjadi.

Kedua, perlu disiapkan ruangan khusus yang mampu menampung dan memisahkan; (a) peserta yang dinyatakan sehat, (b) peserta yang suhu tubuhnya melebihi batas normal, (c) peserta penyintas yang telah diizinkan oleh dokter untuk beraktivitas secara terbatas.

Pemerintah pusat dan daerah harus segera mencari dan mendapatkan ruangan yang memadai untuk menampung peserta paling tidak untuk satu sesi ujian.

Keberadaan tenaga kesehatan di lokasi yang mencukupi dari sisi kompetensi dan jumlah juga perlu menjadi perhatian, sehingga dapat memberikan rekomendasi apabila ditemui kejadian khusus.

Dari sisi proses bisnis, pengecekan dokumen peserta, pemeriksaan badan, dan sterilisasi peralatan perlu ditingkatkan.

Pembuktian keabsahan bahwa orang yang hadir adalah benar peserta yang memiliki hak untuk mengikuti tes perlu dilakukan dengan meminimalkan kontak fisik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini dapat dilakukan dengan terlebih dahulu memasukkan data peserta ke dalam sistem yang dilengkapi data biometrik yang nantinya dapat diverifikasi melalui proses scan wajah peserta saat kedatangan di lokasi tes.

Dalam upaya memastikan peserta tidak membawa peralatan yang tidak diizinkan (penyadap, alat komunikasi, dsb) perlu dilakukan pemeriksaan badan.

Namun, hendaknya pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan peralatan yang memiliki daya sensitivitas memadai sehingga meminimalkan kontak antara petugas dan peserta.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.