Mabes TNI Buka Lowongan PSDP Penerbang, Cek Syarat Pendaftaran di Sini

Kompas.com - 05/07/2021, 11:34 WIB
Para lulusan PSDP Penerbang TNI tahun 2019 saat diambil sumpah jabatan di Lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto Yogyakarta Senin (4/11/2019). KOMPAS.com/ALBERTUS ADITPara lulusan PSDP Penerbang TNI tahun 2019 saat diambil sumpah jabatan di Lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto Yogyakarta Senin (4/11/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com – Markas besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi membuka penerimaan Calon Perwira Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) Penerbang TNI tahun 2021.

Dikutip dari laman resmi https://rekrutmen-tni.mil.id/ pada Senin (5/7/2021), pendaftaran PSDP Penerbang TNI dibuka mulai tanggal 1 Juli 2021 dan ditutup pada 31 Agustus 2021.

Lowongan PSDP Penerbang diperuntukkan bagi lulusan SMA/MA jurusan IPA tahun 2015-2020. Terdapat perbedaan nilai yang dipakai sebagai syarat pendaftaran bagi pendaftar lulusan di tahun yang berbeda.

Baca juga: Simak Batas Usia Pensiun PNS, TNI, dan Polri

Berikut syarat pendaftaran PSDP Penerbang TNI 2021 selengkapnya:

  • Warga Negara Indonesia pria, bukan prajurit TNI, anggota Polri, maupun PNS;
  • Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  • Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945;
  • Berusia setinggi-tingginya 22 tahun dan sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan saat pembukaan Pendidikan Peratama;
  • Sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba;
  • Menyertakan Surat Keterangan Bersih Diri (SKBD);
  • Tidak memiliki catatan kriminal yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri;
  • Tidak kehilangan hak untuk menjadi prajurit TNI, berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2020 adalah nilai rata-rata rapor semester 1 s.d 6 terdiri dari mata pelajaran: Bahasa Indonesia, Biologi, Matematika, Kimia, Bahasa Inggris, Fisika, minimal 70,00 dan tidak ada nilai mata pelajaran di bawah 60,00;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2019 adalah nilai UN rata-rata IPA minimal 47,50;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2018 adalah nilai UN rata-rata IPA minimal 46,00;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2017 adalah nilai UN rata-rata IPA minimal 47,00;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2016 adalah nilai UN rata-rata IPA minimal 50,00;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2015 adalah nilai UN rata-rata IPA minimal 55,00;
  • Tinggi badan tidak kurang dari 165 cm dengan panjang kaki tidak kurang dari 100 cm; dan
  • Bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca juga: Pemkab Tangerang Buka Lowongan CPNS dan PPPK Terbanyak, Ini Rinciannya

Nantinya, terdapat seleksi di tingkat daerah dan pusat yang masing-masing memiliki materi uji tersendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut ini materi yang akan diujikan dalam pendaftaran PSDP Penerbang TNI tahun 2021.

Rik/Uji Tingkat Daerah:

  1. Administrasi
  2. Kesehatan
  3. Mental Ideologi
  4. Kesamaptaan Jasmani, Postur, Renang

Rik / Uji Tingkat Pusat:

  1. Administrasi
  2. Kesehatan
  3. Mental Ideologi
  4. Kesamaptaan Jasmani, Postur, Renang
  5. Psikologi Penerbang
  6. Pengetahuan / Akademik
  7. Test Bakat Terbang

Baca juga: Lowongan CPNS 2021 di Pemprov Jatim Bertambah, Ini Rinciannya

Cara daftar PSDP Penerbang TNI tahun 2021

Pendaftaran PSDP Penerbang dilakukan secara online dan offline yang mengacu pada tata cara pendaftaran untuk menjadi Calon Prajurit TNI.

Langkah pertama, pelamar harus mendaftar secara onnline melalui internet dengan website https://rekrutmen-tni.mil.id dan mengisi formulir pendaftaran.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X