Sandiaga Uno Targetkan Verifikasi dan Validasi Dana Hibah Pariwisata Rampung Bulan Ini

Kompas.com - 05/07/2021, 16:30 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno saat berfoto selfie bersama Deny Caknan dan Cak Percil di Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Sabtu (22/5/2021). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno saat berfoto selfie bersama Deny Caknan dan Cak Percil di Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Sabtu (22/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menargetkan stimulus pemulihan ekonomi di sektor pariwisata bisa segera rampung. Paling tidak pada Juli 2021 ini, verifikasi dan validasi sudah berada di tingkap pemerintah daerah.

“Dana hibah ini bolanya sudah bergulir ke rekan-rekan kementerian / lembaga lainnya yang sekarang memproses. Dengan adanya PPKM darurat, kami mengambil keputusan untuk percepatan dan kita harapkan Juli ini bisa rampung proses verifikasi valisadasinya, sehingga bisa diterima Pemda,” kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Senin (5/7/2021).

Sandiaga mengatakan, mekanisme penyaluran dana hibah pariwisata melalui pemerintah daerah karena verifikasinya adalah pajak-pajak daerah.

Baca juga: PPKM Darurat, Sandiaga: Semua Pusat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jawa-Bali Tutup

 

Sebelum adanya pemberlakuan PPKM Darurat, bulan Juli ini dijadwalkan pembahasan terkait dengan dana hibah pariwisata, dan realisasi penerimaan ditargetkan pada akhir atau pertengahan kuartal III-2021.

Sandiaga mengatakan percepatan realisasi dana hibah yang dipercepat ini juga belajar dari pengalaman tahun lalu, yang mana menunggu akhir tahun dan akhirnya sekitar 30 persen tidak terutilisasi.

“Kita tidak ingin itu terjadi dan kita hrapkan ini saat-saat masyarakat paling membutuhkan dapat kita sentuh melalui program dana hibah pariwisata maupun bantuan sosial,” jelas dia.

Adapun jumlah pengajuan dana hibah pariwisata yang diajukan ke komite PEN sebesar Rp 3,7 triliun. Penambahan nominal tersebut, karena adanya penambahan sektor yakni hotel, restoran, sentra wisata, tempat rekreasi dan biro perjalanan pariwisata.

“Ini kita harapkan bisa mendapatkan tindak lanjut yang cepat karena kami sudah merampungkan program penyiapannya di Kemenparekraf dan juga data-data dari BPJS sudah kami terima sekarang harapanya adalah Kementerian Keuangan dan Komite PEN ini segera bisa diluncurkan,” ujar dia.

Baca juga: Sandiaga Uno Pastikan Pembukaan Pariwisata Bali Tunggu Kasus Covid-19 Melandai

Di sisi lain, Sandiaga juga mendorong realisasi bantuasn sosial agar dipercepat di tengah pemberlakuan PPKM Darurat ini. Sandiaga juga berharap bantuan sosial perlu ada perluasan cakupan kepada yang belum menerima.

“Program bansos yang sudah dijalankan ini dipercepat dan juga diperluas penerimanya. Tadi ada usulan juga dari Menko Marves (bansos) menjangkau para penerima BLT sebelumnya tapi tidak tersentuh bansos. Jangan sampai tidak ada yang tersentuh,” jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.