Ditargetkan Rampung Akhir Tahun ini, Proyek Pipa Rokan Capai 71,3 Persen

Kompas.com - 05/07/2021, 19:17 WIB
PT Pertamina Gas (Pertagas), selaku afiliasi dari sub-holding gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), telah melaksanakan kegiatan first welding (pengelasan perdana) pembangunan jaringan pipa minyak menuju Blok Rokan di Kelurahan Kandis Kota, Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (9/9/2020) Dok. Humas PGNPT Pertamina Gas (Pertagas), selaku afiliasi dari sub-holding gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), telah melaksanakan kegiatan first welding (pengelasan perdana) pembangunan jaringan pipa minyak menuju Blok Rokan di Kelurahan Kandis Kota, Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (9/9/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina Gas atau Pertagas menargetkan proyek Pipa Minyak Rokan dapat rampung sesuai target yang telah ditetapkan meskipun Covid-19 masih merebak.

Proyek yang telah dilaksanakan sejak September tahun lalu itu ditargetkan selesai pada akhir 2021 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun depan.

"Hingga akhir Juni, progres konstruksi sudah mencapai 71,33 persen," ujar Manager Communication, Relations & CSR Pertagas, Elok Riani Ariza, dalam keterangan tertulis, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Pemerintah Lelang 6 Blok Migas, Ini Rinciannya

Elok menyebutkan, proyek konstruksi dan pengadaan pipa minyak itu memiliki panjang kurang lebih 367 km, melewati 5 kabupaten atau kota, 14 kecamatan dan 38 desa atau kelurahan.

"Kami berharap proyek ini membawa dampak positif terhadap pembangunan wilayah Riau pada umumnya dan mampu berkontribusi secara nyata bagi peningkatan kapasitas SDM dan transfer knowledge di daerah yang dilewati pipa pada khususnya," tutur Elok.

Lebih lanjut Elok melaporkan, proyek Pipa Minyak Rokan telah menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 76 persen dari total 2.404 tenaga kerja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pipa minyak itu berpotensi mengangkut minyak kurang lebih 200.000 - 265.000 barrel per hari (bph) dan ditargetkan akan komersial pada awal tahun 2022.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Percepat Proyek Hulu Migas Laut Dalam

"Proyek ini merupakan salah satu proyek energi terbesar yang diharapkan dapat mampu mendukung ketahanan energi dan berkontribusi positif pada peningkatan perekonomian nasional," ucap Elok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.