Jamin Ketersediaan Oksigen, Erick Thohir Kerahkan BUMN-BUMN Ini

Kompas.com - 06/07/2021, 13:13 WIB
Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia ke-9 Kabinet Indonesia Maju yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019 KOMPAS.com/SUCI RAHAYUErick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia ke-9 Kabinet Indonesia Maju yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Lonjakan kasus positif Covid-19 mengakibatkan tabung beserta oksigennya menjadi langka di pasaran. Ini menjadi perhatian pemerintah di tengah kebutuhan oksigen yang meninggi.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pihaknya melaui sejumlah perusahaan pelat merah siap membantu ketersediaan oksigen di pasar dan rumah sakit.

Sejumlah BUMN strategis seperti Pertamina Group termasuk di dalamnya adalah PGN, Krakatau Steel dan Pupuk Indonesia Group yang di dalamnya ada Petrokimia dan juga PUSRI disebut Erick siap berkontribusi dalam memastikan ketersediaan oksigen.

Baca juga: Obat Terkait Covid-19 Langka dan Mahal, Luhut: Kita Jangan Diatur oleh Orang-orang Serakah!

“BUMN bergerak cepat di segala lini. Ini terutama untuk membantu ketersediaan oksigen,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (6/7/2021).

Mantan bos Inter Milan itu menjelaskan, Pertamina Group selain mengalokasikan infrastrukturnya untuk memperlancar alokasi dan distribusi oksigen ke lokasi-lokasi yang membutuhkan melalui PGN juga memberikan bantuan dan oksigen.

Pupuk Indonesia Group disebut sudah mengirimkan total 96.73 ton oksigen ke Rumah Sakit yang ada di Jakarta, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Krakatau Steel yang memiliki alokasi oksigen yang cukup besar yang selama ini digunakan sebagai bagian proses produksi baja.

“Kini kapasitas oksigen milik Krakatau Steel pun segera dialihkan untuk membantu ketersediaan oksigen di rumah sakit,” kata Erick.

Erick optimistis langkah cepat yang dilakukan perusahaan-perusahaan BUMN akan cepat dalam merespons kebutuhan di lapangan.

“Saat ini fokus adalah menjamin ketersediaan oksigen yang memadai bagi seluruh rumah sakit dan tempat perawatan. Distribusi secara masif terus dilakukan dan Insya Allah ini akan menjamin ketahanan persediaan oksigen di rumah sakit," ucapnya.

Baca juga: Luhut Ungkap Rencana Pemerintah Impor Oksigen Konsentrator

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.