Aturan Perpanjangan PPnBM 0 Persen Segera Terbit

Kompas.com - 06/07/2021, 20:45 WIB
Ilustrasi mobil. Dok. Pexels/PixabayIlustrasi mobil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan, aturan mengenai perpanjangan program pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor akan segera diterbitkan.

Perpanjangan insentif diskon 100 persen atau pembebasan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) diberikan untuk mobil berkapasitas 1.500 cc hingga Agustus 2021.

Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak Kemenkeu Yon Arsal mengatakan, ketentuan insentif akan tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) yang saat ini sudah masuk tahap perundangan dan akan segera di rilis satu atau dua hari ke depan.

Baca juga: Pemerintah Berencana Lebur PPnBM dengan PPN

"Untuk (aturan) insentif kendaraan bermotor sedang dalam proses perundangan, mudah-mudahan dalam 1-2 hari ini segera keluar," ujarnya dalam webinar bertajuk Manfaat Pajak Untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, Selasa (6/7/2021).

Seperti diketahui, skema awal pemberian relaksasi PPnBM yang di mulai pada Maret 2021 itu, terbagi menjadi tiga. Terdiri diskon 100 persen pada Maret-Mei 2021, 50 persen Juni-Agustus 2021, serta 25 persen September-Desember 2021.

Namun, pemerintah akhirnya memutuskan untuk memperpanjang pemberian relaksasi PPnBM terhadap mobil 1.500 cc ke bawah sebesar 100 persen hingga Agustus 2021. Lalu berlanjut menjadi diskon sebesar 25 persen di September-Desember 2021.

"Jadi fasilitas 100 persen yang tadinya berhenti di Mei 2021, menjadi ada perpanjangan Juni, Juli, Agustus yang pemotongan (PPnBM) untuk kendaraan di bawah 1.500 cc," kata Yon.

Adapun berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), sejak diberlakukannya pembebasan PPnBM pada Maret 2021 lalu, penjualan mobil baru mengalami kenaikan hingga 28,85 persen pada bulan tersebut.

Kemudian pada April 2021 tercatat ada lonjakan penjualan mobil baru mencapai 227 persen dibandingkan periode yang sama di 2020.

Baca juga: Pemerintah Perpanjang Diskon 100 Persen PPnBM Kendaraan

Adapun berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel secara akumulatif Januari-April 2021 naik 5,9 persen year on year (yoy) menjadi 257.953 unit.

Secara bulanan volume penjualan ritel telah mendekati level normal atau sekitar 80.000 per bulan.

Kemenperin juga mencatat, hingga saat ini potensi sektor otomotif didukung sebanyak 21 perusahaan, dengan total kapasitas mencapai 2,35 juta unit per tahun dan serapan tenaga kerja langsung 38.000 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.