Untar untuk Indonesia
Akademisi

Platform akademisi Universitas Tarumanagara guna menyebarluaskan atau diseminasi hasil riset terkini kepada khalayak luas untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Maju Mundur Pelaku UMKM Menyusun "Business Plan"

Kompas.com - 08/07/2021, 11:13 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

Oleh: Frangky Selamat

DALAM sebuah acara pendampingan UMKM, seorang bapak muda bernama Saiful, pemilik usaha kue rumahan mengemukakan pendapat.

"Bagi saya apa pun rencana bisnis yang disusun, ujung-ujungnya memerlukan pembiayaan. Kami membutuhkan tambahan modal. Itu kendala utama kami," ucap dia.

Semua peserta termasuk mentor yang mendampingi tercekat mendengarnya. Pencerahan tentang pentingnya penyusunan rencana bisnis seolah buyar.

Dia melanjutkan, "Apa ada teorinya menyusun rencana bisnis, tetapi tidak perlu modal tambahan?"

Semua yang hadir di acara itu secara daring terdiam. Sang mentor menanggapi tenang, "Ya, pak, saya paham kendala yang biasa dihadapi usaha mikro dan kecil seperti milik Bapak. Mari kita coba cari solusinya bersama."

Baca juga: Ini Strategi yang Bisa Dipakai Para UMKM Home Decor jika Ingin Tembus Pasar Ekspor

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rencana bisnis dan keberhasilan

Perlu tidaknya menyusun rencana bisnis atau biasa disebut business plan kerap menjadi perdebatan. Tidak cuma bagi pemilik usaha tetapi juga di kalangan akademisi.

Walau dalam materi yang diajarkan di sekolah-sekolah bisnis terkemuka, rencana bisnis selalu diajarkan dan didorong untuk disusun sebelum memulai bisnis, tak satu pun hasil penelitian yang dengan tegas menyimpulkan bahwa usaha yang dijalankan berdasarkan rencana bisnis menjamin keberhasilan.

Studi yang dilakukan oleh Babson College, sebuah sekolah bisnis swasta terkemuka di dunia yang fokus pada kewirausahaan, pada 116 bisnis yang didirikan alumninya, memperlihatkan bahwa tidak terdapat perbedaan secara statistik dari tingkat kesuksesan antara bisnis yang dimulai dan rencana bisnis dengan yang tidak menyusun rencana bisnis.

Karakteristik yang dibandingkan adalah penerimaan tahunan, jumlah pegawai, dan keuntungan bersih.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.