Tanpa Program PEN, Kemiskinan di Indonesia Bisa Capai 11,8 Persen di 2020

Kompas.com - 08/07/2021, 12:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menilai, penurunan pendapatan nasional bruto (GNI) per kapita Indonesia di 2020 menjadi hal yang tak terhindarkan sebagai dampak dari pandemi Covid-19 pada kehidupan sosial dan aktivitas ekonomi.

Pendapatan per kapita Indonesia turun dari sebesar 4.050 dollar AS di tahun 2019 menjadi 3.870 dollar AS di tahun 2020.

Kondisi itu pun telah menurunkan kelas Indonesia menjadi negara berpendapatan menengah ke bawah (lower middle income country) dari sebelumnya negara berpendapatan menengah atas (upper middle income country).

Baca juga: Target Tahun 2022: Ekonomi Tumbuh 6 Persen, Pengangguran dan Kemiskinan Ditekan

"Penurunan tingkat pendapatan per kapita selama masa pandemi ini tidak terelakkan," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu dalam keterangan tertulis, Kamis (8/7/2021).

Kendati demikian, lanjut dia, melalui respons kebijakan fiskal yang dilakukan pemerintah dalam menghadapi pandemi, maka kontraksi ekonomi yang lebih dalam pun berhasil terhindarkan.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia memang terkontraksi -2,1 persen pada tahun 2020, namun realisasi itu dinilai jauh lebih baik dibandingkan beberapa negara peers G-20 dan ASEAN lainnya.

Seperti India yang 2020 tercatat terkontraksi -8,0 persen, Afrika Selatan -7,0 persen, Brazil -4,1 persen, Thailand -6,1 persen, Filipina -9,5 persen, dan Malaysia -5,6 persen.

Hanya beberapa negara yang masih dapat tumbuh positif di tahun 2020, yaitu China sebesar 2,3 persen, Turki 1,8 persen, dan Vietnam 2,9 persen.

"Melalui respon kebijakan fiskal yang adaptif dan kredibel, emerintah mampu menahan terjadinya kontraksi ekonomi yang lebih dalam," katanya.

Febrio menjelaskan, pemerintah terus konsisten menggulirkan kebijakan yang difokuskan pada upaya penanganan pandemi, penguatan perlindungan sosial, serta dukungan bagi dunia usaha, termasuk program emulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Lewat pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan program PEN, kata dia, berbagai manfaat besar telah dirasakan oleh masyarakat.

Baca juga: Satu Tahun Pandemi: Jumlah Pengangguran Nyaris 10 Juta, Angka Kemiskinan Tembus 10 Persen

Program perlindungan sosial PEN telah efektif dalam menjaga konsumsi kelompok masyarakat termiskin di saat pandemi. Sehingga di tengah penurunan tingkat pendapatan per kapita secara agregat, masyarakat miskin dan rentan tetap mendapatkan perlindungan yang layak.

"Tingkat kemiskinan mampu dikendalikan menjadi 10,19 persen pada September 2020. Tanpa adanya program PEN, Bank Dunia mengestimasi angka kemiskinan Indonesia tahun 2020 dapat mencapai 11,8 persen," jelas Febrio.

Dengan demikian, program PEN di tahun 2020 telah mampu menyelamatkan lebih dari 5 juta orang dari kemiskinan. Bahkan program PEN mampu menjadi motor pemulihan ekonomi sehingga menciptakan 2,61 juta lapangan kerja baru dalam kurun September 2020-Februari 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Bunga Deposito Berangsur Naik | Masa Berlaku Paspor Jadi 10 Tahun

[POPULER MONEY] Bunga Deposito Berangsur Naik | Masa Berlaku Paspor Jadi 10 Tahun

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Bertahan dari Resesi dengan Pemberdayaan UMKM

Bertahan dari Resesi dengan Pemberdayaan UMKM

Whats New
Simak, Ini Daftar Harga BBM di 34 Provinsi yang Berlaku per 1 Oktober

Simak, Ini Daftar Harga BBM di 34 Provinsi yang Berlaku per 1 Oktober

Whats New
Krisis Pertemanan dalam Bekerja

Krisis Pertemanan dalam Bekerja

Work Smart
Meningkatkan Belanja Produk Dalam Negeri Dapat Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Meningkatkan Belanja Produk Dalam Negeri Dapat Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Whats New
BSU Tahap 1-3 Sudah Cair Rp 4,2 Triliun ke 7 Juta Pekerja, Kapan BSU Tahap 4 Cair?

BSU Tahap 1-3 Sudah Cair Rp 4,2 Triliun ke 7 Juta Pekerja, Kapan BSU Tahap 4 Cair?

Whats New
Harga BBM Pertamax dan Pertamax Turbo Turun, Ini Daftar Harga BBM Non-subsidi di Semua Provinsi

Harga BBM Pertamax dan Pertamax Turbo Turun, Ini Daftar Harga BBM Non-subsidi di Semua Provinsi

Whats New
Harga Pertamax Turun, Ini Daftar Harga BBM non-Subsidi per 1 Oktober

Harga Pertamax Turun, Ini Daftar Harga BBM non-Subsidi per 1 Oktober

Whats New
Cara Top Up LinkAja via m-Banking BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Cara Top Up LinkAja via m-Banking BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Spend Smart
Melalui Sekolah Makmur, Petrokimia Gresik Bantu Mengedukasi Petani

Melalui Sekolah Makmur, Petrokimia Gresik Bantu Mengedukasi Petani

Rilis
9 Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar Agar Dilirik HRD

9 Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar Agar Dilirik HRD

Work Smart
Lengkap, Ini Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan secara Online dan Offline

Lengkap, Ini Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan secara Online dan Offline

Spend Smart
Pemerintah Bakal Ubah Sistem Rekrutmen Pekerja Rumah Tangga

Pemerintah Bakal Ubah Sistem Rekrutmen Pekerja Rumah Tangga

Whats New
Terapkan Good Mining Practice, MHU Raih 5 Penghargaan GMP Award 2022 dari Kementerian ESDM

Terapkan Good Mining Practice, MHU Raih 5 Penghargaan GMP Award 2022 dari Kementerian ESDM

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.