Luhut: 30 Oksigen Konsentrator Impor dari Singapura Tiba Hari Ini

Kompas.com - 09/07/2021, 13:39 WIB
Ilustrasi: Pekerja mengisi ulang tabung oksigen untuk kebutuhan medis di Banda Aceh, Aceh, Selasa (29/6/2021) ANTARA FOTO/SYIFA YULINNASIlustrasi: Pekerja mengisi ulang tabung oksigen untuk kebutuhan medis di Banda Aceh, Aceh, Selasa (29/6/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, sebanyak 30 unit oksigen konsentrator impor dari Singapura akan tiba di Indonesia pada hari ini, Jumat (9/7/2021).

Ia bilang, 30 unit oksigen tersebut merupakan bagian dari 10.000 oksigen konsentrator yang di beli pemerintah Indonesia dari Singapura guna memenuhi kebutuhan oksigen dalam negeri di masa pandemi Covid-19.

“Jadi 30 unit oksigen konsentrator dari 10.000 unit yang dibeli pemerintah hari ini dikirim dari Singapura melalui penerbangan, sisanya dikirim via laut bersama dengan tabung silinder yang diisi oksigen,” kata Luhut dalam keterangan resminya, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Kemenperin Amankan Produksi dan Distribusi Oksigen untuk Keperluan Medis

Oksigen konsentrator nantinya digunakan untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan. Sederhananya, oksigen konsentrator merupakan alat yang berfungsi mengambil oksigen dari udara bebas lalu diproses untuk akhirnya membantu seseorang bernapas.

Selain oksigen konsentrator, kata dia, pemerintah juga akan membeli 7 unit oksigen generator dan 36.000 ton oksigen untuk 30 hari ke depan.

“Jadi bukan hanya bantuan atau donasi saja, tetapi juga ada alat kesehatan yang dibeli oleh pemerintah,” ucap Luhut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menjelaskan, bersamaan dengan datangnya 30 oksigen tersebut, akan datang pula bantuan alat kesehatan dari pemerintah Singapura untuk Kementerian Luar Negeri berupa 200 ventilator dan 256 silinder oksigen kosong 40 L.

Bantuan ini diberikan dengan sistem antarpemerintah atau government to government (G to G).

Baca juga: Tak Punya BUMN yang Produksi Oksigen, Ini Cara Erick Thohir Atasi Kelangkaan Oksigen

Selain itu, bantuan dari Kementerian Pertahanan Singapura untuk Kementerian Pertahanan berupa alat-alat pelindung Kesehatan terdiri dari 756 oksigen silinder, 600 oksigen konsentrator, 220 ventilator. Lalu perlengkapan APD termasuk masker bedah, masker N95, dan kelengkapan alat bedah/APD.

Luhut mengatakan, ada pula bantuan dari Australia yang dijadwalkan hadir pada hari ini dengan pesawat udara yang akan mengangkut 1.000 ventilator.

"Hingga minggu depan akan dijadwalkan beberapa kedatangan bantuan internasional termasuk 250.000 vaksin Sinopharm bantuan negara Uni Emirate Arab," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.