Kuartal I 2021, MNC Vision Kantongi Laba Bersih Rp 101,3 Miliar

Kompas.com - 09/07/2021, 14:13 WIB
Konferensi pers virtual yang digelar MNC Vision Networks (MVN) dalam rangka menyambut Euro 2020 pada Kamis (10/6/2021) sore WIB. Dok. MNC Vision NetworksKonferensi pers virtual yang digelar MNC Vision Networks (MVN) dalam rangka menyambut Euro 2020 pada Kamis (10/6/2021) sore WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) telah mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 148 persen pada kuartal I 2021 atau sebesar Rp 101,3 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 40,8 miliar.

Margin laba bersih juga mengalami peningkatan dari sebelumnya 5 persen menjadi 10 persen pada kuartal pertama tahun ini. IPTV membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 1.032 miliar pada periode tahun ini.

Jumlah pendapatan ini mengalami peningkatan sebesar 23 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 842 miliar.

Baca juga: Hary Tanoe Rekrut Eks Direktur ITDC Jadi Wadirut MNC Land

"Perseroan telah berada di posisi yang tepat untuk beradaptasi dan mampu mendominasi pasar terlepas dari kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini," ujar Presiden Direktur IPTV Ade Tjendra melalui keterangan tertulis, Jumat (9/7/2021).

Selain itu, pendapatan layanan satelit yang meliputi dua unit DTH Perseroan, yaitu MNC Vision (pasca-bayar) dan K-Vision (prabayar), mengalami peningkatan sebesar 3 persen pada kuartal I 2021 atau Rp 668,9 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2020, sebesar Rp 651,5 miliar.

Peningkatan pendapatan layanan satelit disebabkan oleh menguatnya akuisisi pelanggan K-Vision di sepanjang tahun mencapai hingga 1,3 juta pelanggan baru, serta didukung penjualan voucher isi ulang sebesar Rp 49,6 miliar pada kuartal I 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masih periode yang sama, pendapatan perseroan yang berasal dari segmen layanan digital, IPTV, dan broadband mengalami pertumbuhan sebesar Rp 327,2 miliar, dibandingkan raihan sebelumnya Rp 160,2 miliar.

Pandemi Covid-19 telah mengubah perilaku masyarakat, yang terjadi karena pembatasan sosial yang diterapkan kepada masyarakat. Hal ini menyebabkan permintaan akan layanan hiburan dan broadband berkualitas semakin meningkat, yang tercermin dari kinerja MNC Play (broadband dan IPTV) dan Vision+ (OTT Video Service).

Baca juga: Yusuf Mansur Borong 250 Juta Lembar Saham MNC Bank

Sedangkan beban langsung IPTV mengalami peningkatan sebesar 31 persen menjadi Rp 570,6 miliar, dari tahun sebelumnya yang hanya meraih Rp 436,2 miliar.

Laba kotor juga mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 42 persen menjadi Rp 236,1 miliar. Margin laba kotor juga mengalami peningkatan dari 20 persen menjadi 23 persen di kuartal I 2021.

"Selain itu, tingkat permintaan terhadap satelit DTH TV berlangganan juga relatif tinggi, terutama untuk segmentasi menengah ke bawah. Hal penting lainnya, pelanggan Vision plus senantiasa mengalami pertumbuhan seiring dengan perkembangan dari pilihan konten perseroan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manfaatkan Teknologi, Pembudidaya Ikan di Tulungagung Bisa Jual 35 Ton Ikan Per Bulan

Manfaatkan Teknologi, Pembudidaya Ikan di Tulungagung Bisa Jual 35 Ton Ikan Per Bulan

Whats New
Pemerintah Akan Alihkan Dana Penanganan Covid-19 dari DAU dan DBH Untuk Program Lain

Pemerintah Akan Alihkan Dana Penanganan Covid-19 dari DAU dan DBH Untuk Program Lain

Whats New
 BEI: 26 Perusahaan Antre IPO, 16 di antaranya Beraset di Atas Rp 250 Miliar

BEI: 26 Perusahaan Antre IPO, 16 di antaranya Beraset di Atas Rp 250 Miliar

Whats New
Tak Hanya Evergrande, Kian Banyak Pengembang Properti China Alami Gagal Bayar Utang

Tak Hanya Evergrande, Kian Banyak Pengembang Properti China Alami Gagal Bayar Utang

Whats New
Mau Dapat Suku Bunga Tabungan 9,5 Persen? Ini Syaratnya

Mau Dapat Suku Bunga Tabungan 9,5 Persen? Ini Syaratnya

Spend Smart
Penumpang KRL Diminta Cek KRL Access dan Hindari Jam Sibuk

Penumpang KRL Diminta Cek KRL Access dan Hindari Jam Sibuk

Whats New
12 Temuan Ombudsman Terkait Tata Kelola Cadangan Beras Pemerintah

12 Temuan Ombudsman Terkait Tata Kelola Cadangan Beras Pemerintah

Whats New
Pemerintah Terapkan PPKM Level 1 di 18 Kabupaten/Kota Luar Jawa-Bali, Ini Wilayahnya

Pemerintah Terapkan PPKM Level 1 di 18 Kabupaten/Kota Luar Jawa-Bali, Ini Wilayahnya

Whats New
Pertamina Bongkar Aksi Penimbunan BBM Bersubsidi di Kabupaten Semarang

Pertamina Bongkar Aksi Penimbunan BBM Bersubsidi di Kabupaten Semarang

Rilis
PPKM Diperpanjang, Tempat Bermain Anak Boleh Dibuka, Usia di Bawah 12 Tahun Boleh ke Tempat Wisata

PPKM Diperpanjang, Tempat Bermain Anak Boleh Dibuka, Usia di Bawah 12 Tahun Boleh ke Tempat Wisata

Whats New
Pariwisata Bali Dibuka Lagi, Pengusaha Berharap Okupansi Hotel Naik

Pariwisata Bali Dibuka Lagi, Pengusaha Berharap Okupansi Hotel Naik

Whats New
Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali hingga 8 November 2021

Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali hingga 8 November 2021

Whats New
BTN Minta Nasabah Segera Tukar Kartu Debit Berbasis Magnetik

BTN Minta Nasabah Segera Tukar Kartu Debit Berbasis Magnetik

Whats New
Mendag Bakal Evaluasi HET Beras

Mendag Bakal Evaluasi HET Beras

Whats New
Ombudsman Minta Kemendag Evaluasi HET Beras

Ombudsman Minta Kemendag Evaluasi HET Beras

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.