Gelontorkan Bansos Beras, Luhut: Jangan Sampai Ada Orang Enggak Bisa Makan!

Kompas.com - 09/07/2021, 16:16 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan kunjungan ke Sofifi, Maluku Utara untuk meninjau pembangunan infrastruktur di kota tersebut, Selasa (22/6/2021). Dok. Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan kunjungan ke Sofifi, Maluku Utara untuk meninjau pembangunan infrastruktur di kota tersebut, Selasa (22/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta, program vaksinasi Covid-19 merambah hingga ke daerah pinggiran atau kumuh (slum area), bersamaan pula dengan bantuan sosial (bansos) berupa beras.

Hal tersebut diungkapkannya dalam rapat koordinasi tingkat menteri secara virtual terkait Laporan Vaksinasi, Implementasi Pembatasan Mobilitas, Optimalisasi Fasilitas TNI untuk Isolasi dan Sembako pada Jumat (9/7/2021).

Dia menjelaskan, pada Juli 2021 ini akan ada penambahan 46 juta vaksin Covid-19. Penambahan vaksin itu dapat diarahkan ke daerah pinggiran atau kumuh yang tidak memiliki akses kepada fasilitas kesehatan.

Baca juga: Luhut: 30 Oksigen Konsentrator Impor dari Singapura Tiba Hari Ini

"Vaksinasi nanti bisa langsung ke sana saja, di kawasan pinggiran itu. Saya mau yang daerah pinggiran atau slum area, kita jemput bola buat vaksin,” ujarnya seperti dikutip dalam keterangan resmi, Jumat (9/7/2021).

Pemberian vaksin di daerah marjinal tersebut, kata dia, perlu dijalankan bersamaan dengan pemberian bantuan beras yang saat ini telah disiapkan pemerintah. Luhut meminta, bansos ini bisa tersalurkan dengan tepat sasaran kepada yang membutuhkan.

Dalam hal ini pihaknya pun telah meminta TNI dan Polri untuk mencari lokasi marjinal di tiap daerah, serta memastikan tidak ada masyarakat di wilayahnya masing-masing yang tidak memiliki makanan, khsususnya beras.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Vaksin, obat, kemudian bansos yang berupa beras untuk mereka yang berada di kawasan pinggiran harus dapat terlaksana, jangan sampai mereka tidak bisa makan,” kata Luhut.

Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali ini pun meminta, untuk para menteri dapat segera merespons sesuai bidang dan tugas masing-masing terkait laporan yang nantinya diberikan oleh pihak TNI dan Polri di masing-masing wilayah.

“Saya minta dipastikan, jangan sampai ada rakyat yang enggak bisa makan. Saya minta kalian lakukan patroli, cek di mana ada warga yang enggak bisa makan, segera datangi, bantu,” ungkap dia.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengatakan, kebutuhan bansos beras akan dipasok oleh Bulog dan penyalurannya akan dilakukan oleh TNI-Polri.

Ia juga meminta, agar petugas lapangan yang membutuhkan bantuan pangan dapat mengajukan diri, sebab menurutnya para petugas di lapangan tetap perlu diperhatikan kesehatannya.

"Untuk bansos beras ini kami akan serahkan ke pos-pos TNI/Polri 1.500 paket untuk 100 kabupaten/kota,” kata Risma.

Baca juga: Cek Penerima Bansos Tunai PPKM Darurat di cekbansos.kemensos.go.id

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.