BI Prediksi Juli 2021 Terjadi Inflasi Tipis, ini Penyebabnya

Kompas.com - 10/07/2021, 14:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) menyatakan, perkembangan harga komoditas di pasar relatif terjaga hingga pekan kedua Juli 2021.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, berdasarkan hasil survei pemantauan harga bank sentral, hingga pekan kedua Juli 2021 indeks harga konsumen (IHK) mengalami inflasi sebesar 0,02 persen secara month to month (mtm).

"Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juli 2021 secara tahun kalender sebesar 0,76 persen year to date (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,46 persen (year on year/yoy),” kata Erwindalam keterangan tertulis, Sabtu (10/7/2021).

Baca juga: Bank Sentral Eropa Tetapkan Target Inflasi Sebesar 2 Persen

Berdasarkan hasil pemantauan BI, inflasi pekan kedua Juli disebabkan naiknya harga sejumlah komoditas.

Cabai rawit menjadi komoditas utama penyumbang inflasi, dengan kenaikan sebesar 0,03 persen mtm, kemuian tomat, bawang merah, bayam, kangkung dan kacang panjang masing-masing naik sebesar 0,01 persen mtm.

Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain daging ayam ras sebesar sebesar -0,07 persen mtm, telur ayam ras sebesar -0,02 persen mtm, emas perhiasan sebesar -0,02 persen mtm, jeruk dan cabai merah masing-masing sebesar -0,01 persen mtm.

“Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu," ucap Erwin.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen pada Juni 2021 mengalami deflasi sebesar 0,16 persen, menyusut dari bulan sebelumnya.

Baca juga: Jika Tarif PPN Dinaikkan, Begini Pengaruhnya terhadap Inflasi

Dengan realisasi tersebut, inflasi tahun berjalan sampai dengan Juni 2021 tercatat sebesar 0,74 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.