WNA Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19 Berbayar, Ini Syaratnya

Kompas.com - 11/07/2021, 14:21 WIB
Ilustrasi pemberian vaksin Covid-19. SHUTTERSTOCKIlustrasi pemberian vaksin Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menerbitkan Permenkes Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Di dalam beleid tersebut terdapat dua program vaksinasi yaitu vaksinasi program dan vaksinasi gotong royong. Pada vaksinasi program, masyarakat mendapatkan vaksin secara gratis. Sedangkan pada vaksinasi gotong royong, masyarakat akan dikenakan biaya atau berbayar.

Vaksinasi berbayar tidak hanya untuk Warga Negara Indonesia (WNI) saja, namun Warga Negara Asing (WNA) pun bisa mendapatkan vaksin tersebut. Aturan itu termaktub pada pasal 10 A Permenkes Nomor 19 Tahun 2021.

"Untuk Vaksinasi Gotong Royong meliputi karyawan/karyawati, warga negara asing yang bekerja di badan hukum/badan usaha yang melaksanakan Vaksinasi Gotong Royong atau individu/orang perorangan warga negara asing," tulis aturan tersebut.

Baca juga: Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Berbayar di 8 Klinik Kimia Farma

Syarat WNA mendapatkan vaksinasi gotong royong berbayar yaitu harus berusia di atas 60 tahun, tenaga pendidik dan kependidikan, serta warga negara asing tertentu.

Selain itu, WNA yang ingin mendapatkan vaksin Covid-19 berbayar juga harus memiliki nomor register, Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS)/Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP), dan nomor paspor.

Sebelumnya, PT Kimia Farma (Persero) Tbk akan melayani vaksinasi Covid-19 berbayar pada Senin (12/7/2021).

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pahala N Mansury mengatakan, program tersebut dilakukan untuk memfasilitasi kebutuhan vaksinasi Covid-19 yang mengalami peningkatan selama beberapa pekan terakhir.

Sementara itu, Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo menjelaskan, saat ini adalah saat yang tepat untuk melakukan vaksinasi berbayar, seiring terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

Di tahap awal, program ini baru menyentuh 6 kota dengan 8 klinik. Namun secara perlahan perusahaan farmasi pelat merah itu akan memperluas jangkauannya, termasuk ke pusat-pusat perbelanjaan di kota-kota besar.

Baca juga: Ada Vaksinasi Covid-19 Berbayar di Kimia Farma, Berapa Harganya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.