Firdaus Putra, HC
Komite Eksekutif ICCI

Ketua Komite Eksekutif Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI), Sekretaris Umum Asosiasi Neo Koperasi Indonesia (ANKI), Chief Partnership and Innovation Officer (CPIO) Kopkun Group dan Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)

125 Tahun Koperasi, Perlu Melampaui Kebajikan

Kompas.com - 12/07/2021, 09:39 WIB
KEMENTERIAN KOPERASI dan UKM KEMENTERIAN KOPERASI dan UKMKEMENTERIAN KOPERASI dan UKM

Berbeda dengan koperasi, perusahaan, yang memiliki aset. Orang-orang karena kurangnya rasa percaya membuat mereka rendah berpartisipasi dalam organisasi berjangka panjang seperti itu. Namun terbiasa dan memilih arisan sebagai mekanisme yang berjangka pendek.

Lalu pra syarat apa yang bisa mengungkit capaian koperasi?

Sebagai model, KISEL yang pernah masuk kelas dunia bisa menjadi rujukan. KISEL terlihat lebih mengedepankan profesionalisme pada tata kelola lembaga dan manajemen bisnisnya. Sebagai koperasi karyawan, mungkin etos profesional itu menurun dari perusahaan payung mereka, Telkom.

Di sana, kualifikasi Pengurus sangat ketat, setingkat Vice President di Telkom. Yang memahami dan ahli betul pada industri yang digeluti. Bukan semata-mata wakil anggota, namun wakil anggota yang berkualitas tinggi. Sebabnya jelas, koperasi merupakan perusahaan, selayaknya juga dikelola secara profesional dengan mengedepankan prinsip-prinsip manajemen modern.

Saya ingat betul mendiang Sularso, pemerhati koperasi, orang yang menurut saya bertangan dingin urusan koperasi. Beliau berkali-kali mengingatkan, sebagai perusahaan, koperasi juga musti mengikuti kaidah perusahaan.

Niat mulia, tujuan baik serta dengan anggota yang bajik-bajik, tidak menjamin koperasinya maju. Banyak orang mendirikan koperasi bermula dari niat mulia untuk memberdayakan komunitas, menolong dan menyejahterakan anggota, yang lalu seolah dengan niat mulia itu semua hal bakal mulus. Nyatanya, tidak sesederhana itu.

Dalam praktiknya, koperasi melampaui niat mulia atau kebajikan semata, ia merupakan perusahaan yang dimiliki bersama dan dikendalikan secara demokratis. Saya suka dengan ICA yang merangkum definisi panjang koperasi sebagai “people-centred enterprise” di laman mukanya, www.ica.coop.

Nyata sekali ICA menggunakan istilah enterprise atau perusahaan. Yang mungkin berbeda dengan sebagian besar masyarakat Indonesia yang lebih memandang koperasi sebagai aktivitas atau ruang sosial. Yang karenanya, banyak koperasi dikelola sebagai aktivitas sambilan.

Baca juga: Mengenal Koperasi, Mulai dari Pengertian, Jenis Hingga Tujuannya

Kembali ke Khittah

Boleh jadi Hatta turut berkontribusi membentuk pandangan semacam itu. Dengan romantisasi dan sedikit mistifikasi, seperti dalam tulisannya tahun 1966 ia mengatakan, “Pengurus koperasi tidak bergaji, melainkan perlu memperoleh hanya uang jabatan yang sederhana. Di sini tertanam dasar pendidikan sosial untuk membunuh manusia egois dan menghidupkan manusia idealis, yang sangat diperlukan untuk memimpin masyarakat”.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Whats New
Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Whats New
[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

Whats New
BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Whats New
Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.