Kompas.com - 12/07/2021, 12:01 WIB
Menkop Teten dalam  acara NGETEM X Lokal Heroes UKM (Ngopi Bareng Teten Masduki Bersama Finalis UKM Award dan Pahlawan Digital 2020) yang disiarkan secara virtual, Selasa (15/12/2020).  DOKUMENTASI HUMAS KEMENKOP UKMMenkop Teten dalam acara NGETEM X Lokal Heroes UKM (Ngopi Bareng Teten Masduki Bersama Finalis UKM Award dan Pahlawan Digital 2020) yang disiarkan secara virtual, Selasa (15/12/2020).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki menargetkan bisa mencetak 500 koperasi modern pada 2024. Selain itu, Teten juga berharap koperasi bisa menyumbang 5,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Namun, Teten menyadari pengembangan koperasi tak mudah karena ada rintangan besar yaitu pandemi Covid-19. Pandemi dinilai telah mengubah pola aktivitas, demografi, hingga disrupsi kemudahan akses teknologi.

“Menghadapi tiga disrupsi itu, koperasi ditargetkan berkontribusi 5,5 persen terhadap PDB nasional dan terwujud 500 koperasi modern pada tahun 2024 nanti seperti yang tertuang dalam RPJMN 2020-2024,” kata Teten dalam Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-74 secara virtual, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Cara Mudah Mengatur Keuangan, Coba Metode 50-30-20

Adapun tagline Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-74 Tahun 2021 adalah "Untung Bareng Koperasi", sebagai optimisme semangat membangun koperasi yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, Teten mengakui koperasi belum sepenuhnya menjadi pilihan utama kelembagaan ekonomi rakyat. Dia bilang, partisipasi penduduk menjadi anggota koperasi masih rendah, yakni 8,41 persen, masih di bawah rata-rata dunia yang mencapai 16,31 persen.

Untuk mencapai target 500 koperasi modern pada 2024, Teten mengungkapkan beberapa langkah strategis yang dilakukan Kemenkop UKM yaitu transformasi kelembagaan dan usaha koperasi, memberi kemudahan bagi koperasi utamanya dalam pembiayaan, mendorong perubahan mindset entrepreneurship koperasi, transformasi ke digital, dan memperkuat pengawasan melalui reformasi pengawasan koperasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dukungan pemerintah terhadap koperasi berupa digitalisasi, melalui peluncuran IDX COOP (Portal Inovasi Koperasi) pada tahun 2020 yang mendokumentasikan berbagai gagasan dan praktik inovasi perkoperasian,” kata dia.

Baca juga: Mengenal Kokowagayo, Koperasi Kopi Wanita Gayo yang Mendunia



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.