Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BCA Digital Direncanakan IPO dalam Satu hingga Dua Tahun ke Depan

Kompas.com - 12/07/2021, 14:37 WIB
Penulis Mutia Fauzia
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada PT Bank Central Asia (Tbk) (BCA) terkait pemberitaan mengenai rencana anak usaha perusahaan, PT Bank Digital BCA, melakukan penawaran umum saham perdana (Inital Publik Offering/IPO).

Dalam dokumen keterbukaan informasi yang diunggah di laman resmi BEI, BCA pun membenarkan pemberitaan tersebut.

Sekretaris Perusahaan BCA Raymon Yonarto di dalam dokumen tersebut menjelaskan, IPO BCA Digital merupakan bagian dari rencana jangka panjang perusahaan. Menurut dia, IPO BCA Digital kemungkinan akan dilakukan dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan.

Baca juga: Mulai Besok, Kantor Cabang BCA Hanya Buka Sampai Pukul 14.00

"Dengan ini kami sampaikan bahwa benar perseroan memiliki rencana pengembangan bisnis atas entitas anak perseroan, yaitu PT Bank Digital BCA untuk jangka panjang termasuk potensi untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering dalam 1 sampai 2 tahun ke depan," tulis Raymon seperti dikutip Kompas.com dari dokumen keterbukaan informasi, Senin (12/7/2021).

Namun demikian ia menegaskan, rencana IPO BCA Digital tersebut akan mempertimbangkan dan menyesuaikan dinamika pasar serta perkembangan ekonomi di masa yang akan datang.

BCA pun menegaskan, perusahaan akan menjalankan operasionak perbankan serta sebagai bagian dari anggota BEI untuk terus mengikuti ketentuan Undang-Undang (UU) perbankan, mengacu pada ketentuan yang ditetapkan, dan berkoordinasi dengan regulator perbankan dan otoritas terkait.

Baca juga: Bank Digital Buatan BCA Akan Diluncurkan pada 2 Juli 2021

Seperti diketahui, BCA Digital baru saja meluncurkan aplikasi layanan perbankan digital pada awal Juli lalu yang disebut dengan 'blu'.

Keberadaan BCA Digital turut meramaikan pasar bank digital yang Indonesia yang saat ini diisi oleh pemain seperti Jenius milik Bank BTPN, Digibank milik DBS, Jago oleh Bank Jago,TMRW UOB dan Wokee Bank Bukopin.

Selain itu, ada pula beberapa bank lain yang sedang dalam proses menjadi bank digital, yakni PT BRI Agroniaga Tbk, (AGRO), PT Bank Neo Commerce Tbk, (BBYB), PT Bank Capital Tbk(BACA). Lalu ada pula, PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI), PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) dan PT Bank KEB Hana.

Baca juga: KPR BCA Online Expo, Bunga Hanya 5,25 Persen hingga Rumah Rp 100-an Juta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Whats New
Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Whats New
Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka 'Energizer' Ekspor dan Impor

Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka "Energizer" Ekspor dan Impor

Rilis
Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Whats New
Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Whats New
Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Whats New
Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Whats New
Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Whats New
Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Whats New
BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

Whats New
DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

Whats New
Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Work Smart
Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Whats New
Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Whats New
Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+