Baru Cair Rp 900 Miliar, Sri Mulyani Akui Penyaluran Insentif Nakes Daerah Terkendala

Kompas.com - 12/07/2021, 18:56 WIB
Menkeu secara daring dalam Konferensi Pers APBN Kita, Selasa (25/5/20w1) KemenkeuMenkeu secara daring dalam Konferensi Pers APBN Kita, Selasa (25/5/20w1)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui pembayaran insentif untuk tenaga kesehatan/medis masih mengalami kendala.

Dari anggaran Rp 8,1 triliun, insentif tersebut baru cair sekitar Rp 900 miliar atau 11,1 persen hingga semester I 2021.

"Insentif nakes di daerah juga masih mengalami kendala pembayarannya. Dari Rp 8,1 triliun alokasi yang sudah kita berikan, baru Rp 900 miliar yang dibayarkan atau 11,1 persen," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Sri Mulyani Sudah Siapkan Skenario Perpanjangan PPKM Darurat Hingga 6 Minggu

Tak hanya insentif, serapan anggaran kesehatan lainnya di daerah pun terkendala. Dia merinci, penyerapan APD, suplemen, pengadaan makanan, dan obat-obatan baru mencapai 10 persen dari pagu Rp 10,7 triliun.

Begitu juga dengan anggaran vaksinasi. Tercatat, dana vaksinasi baru terserap Rp 400 miliar atau 5,8 persen dari yang disiapkan Rp 6,5 triliun.

"Ada anggaran Rp 1,1 triliun untuk PPKM kelurahan dan pos komandonya, juga baru terserap Rp 1 miliar. Padahal (stakeholder) ini juga jadi kunci keberhasilan PPKM Darurat di tingkat kelurahan," pungkas Sri Mulyani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, dia meminta Pemda mengakselerasi apa yang sudah dianggarkan.

Dia bahkan sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk membantu penyerapan anggaran baik di pusat maupun daerah.

Baca juga: Pencairan Insentif Nakes Sempat Terlambat, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Adapun di pusat, pemerintah sudah membayar Rp 1,42 triliun tunggakan insentif dan santunan nakes tahun 2020 sebesar Rp 4,65 triliun.

Hingga 9 Juli 2021, insentif sudah terealisasi Rp 2,9 triliun untuk 375.000 nakes. Sementara santunan untuk 166 nakes yang meninggal sudah mencapai Rp 49,8 miliar.

"Saya sudah cek (bersama) Pak Menkes (Budi Gunadi Sadikin) yang nakes pusat itu sudah diselesaikan. Yang nakes daerah masih akan terus dilakukan beberapa," pungkas Sri Mulyani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.